Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Atasi Kesulitan Masyarakat, Kodam IX/Udayana Launching Pompa Hidram

Bali Tribune/ LAUNCHING - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, melaunching pemanfaatan pompa hidram tahap III, dirangkai dengan peresmian rehab gereja, dan kegiatan Gerakan Jaga Alam dan Lingkungan (Gejala) di wilayah Bali-Nusra, Kamis (5/8),

balitribune.co.id | Denpasar  - Untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah Bali-Nusra dan turut mendukung ketersediaan pasokan air bersih, melalui kegiatan non program Kodam IX/Udayana semakin intens untuk mewujudkannya dengan pemasangan pompa hidram pada sumber air yang sulit dicapai oleh masyarakat. 
 
Melalui video comference (vidcon) dari Ruang Airlangga Puskodalops Kodam IX/Udayana,Denpasar, Kamis (5/8), Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, MSc, melaunching pemanfaatan pompa hidram tahap III, dirangkai dengan peresmian rehab gereja, dan kegiatan Gerakan Jaga Alam dan Lingkungan (Gejala) di wilayah Bali-Nusra.
 
"Kegiatan launching pompa hidram tahap III ini merupakan awal dan dimulainya kembali pembangunan pompa hidram sebanyak 54 titik yang tersebar di wilayah Bali-Nusra. Pada tahap I dan II sebelumnya telah dibangun pompa hidram sebanyak 137 titik yang juga tersebar di wilayah Bali-Nusra serta saat ini sudah dapat digunakan oleh masyarakat," ujar Jenderal Maruli Simanjuntak.
 
Sampai saat ini katanya, Kodam IX/Udayana telah dan sedang membangun sebanyak 191 titik yang tersebar di wilayah Bali-Nusra. Target pembangunan pompa hidram di wilayah Bali-Nusra sebanyak 202 titik tersebut diharapkan bisa selesai sampai akhir Oktober 2021 mendatang.
 
“Melalui survei maupun kajian, kita telah memulai kegiatan untuk sumur bor pompa air dalam, namun kegiatan ini masih sangat terbatas karena alat bornya hanya ada tiga unit dan sedang mengerjakan di tiga tempat. Kita juga akan terus berupaya semaksimal mungkin dengan dukungan dari berbagai pihak, sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan secara maksimal," jelas Jenderal TNI AD bintang dua itu.
 
Selanjutnya, terkait keberadaan sejumlah tempat ibadah dan beberapa lokasi kegiatan masyarakat yang memerlukan bantuan, agar didata oleh para Babinsa dibantu Bhabinkantibmas di wilayah masing-masing. Diharapkan, Kodam IX/Udayana beserta jajaran dapat bersinergi untuk selalu membantu dan mengerjakannya. 
 
“Dengan mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini, Kamis, 5 Agustus 2021, pengerjaan pompa hidram tahap III, peresmian rehab gereja, dan kegiatan Gerakan Jaga Alam dan Lingkungan (Gejala) di wilayah Bali-Nusra, saya nyatakan dimulai," ujar Pangdam.
 
Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga mengingatkan terhada segala sesuatu yang telah disampaikan oleh pemerintah dalam menerapkan disiplin untuk mematuhi protokol kesehatan. Termasuk membiasakan diri untuk selalu menerapkan pola 5M, tidak pernah menganggap remeh Covid-19 dan tidak perlu terlalu takut, karena 90% pasien Covid-19 bisa sembuh, asalkan disiplin melaksanakan isolasi dengan baik, sebaiknya agar melakukan isolasi terpusat, agar tidak menimbulkan klaster baru.
 
“Kepada para prajurit TNI dan Polri, seharusnya kita menjadi penegak dan selalu membantu Pemda dalam melakukan 3T (testing, tracing, dan treatmen) semaksimal mungkin untuk memutus mata rantai dan mengantisipasi berkembangnya pandemi Covid-19 ini. Laksanakan isolasi terpusat dan upayakan mulai dari desa sampai kecamatan mempunyai tempat-tempat isolasi terpusat untuk menanggulangi penyebaran Covid-19," perintah Pangdam.
 
Disela acara tersebut, Pangdam juga melakukan dialog secara interaktif dan tanya jawab dengan beberapa kepala daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan anggota organisasi kepemudaan yang mengikuti kegiatan vidcon tersebut. Mereka mengapresia dan mengucapkan terima kasih kepada pihak Kodam IX/Udayana, terkait pembangunan pompa hidram dan rehab pembangunan gereja yang telah selesai dilaksanakan, sehingga hal ini dirasakan dapat mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah tersebut.
 
Turut hadir mendampingi Pangdam dalam kegiatan tersebut antara lain, Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Asrendam IX/Udayana, para Asisten Kasdam IX/Udayana, LO AL, LO AU dan sejumlah Komandan/Kabalakdam IX/Udayana. Serta secara terpisah, kegiatan ini juga diikuti dan dimon8tor oleh para Danrem dan Dandim jajaran Kodam IX/Udayana.
wartawan
JOK
Category

Peringati Hari Kartini dengan "Sekar Badung" 2026 Dorong Perempuan Lebih Berdaya, Kreatif dan Mandiri

balitribune.co.id | Mangupura - Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2026, Pemerintah Kabupaten Badung bersama Tim Penggerak (TP) PKK Badung menggelar Perayaan Puncak "Semangat Kartini (Sekar) Badung" Tahun 2026 yang dipusatkan di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (21/4/2026). Acara ini dihadiri Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, Ketua TP.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kisah Bayi Lutung Jawa, Hasil Beli yang Berakhir di Pusat Konservasi

balitribune,co.id | Denpasar - Upaya penyelamatan satwa liar kembali dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Bali melalui tim Wildlife Rescue Unit (WRU). Dalam operasi terbaru, dua satwa dilindungi berhasil diamankan dari lokasi berbeda, yakni seekor elang tikus dari Kabupaten Tabanan dan seekor bayi lutung jawa dari Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hambat Investasi, Aturan RDTR Singaraja Dicabut

balitribune.co.id | Singaraja - Tren investasi di Kabupaten Buleleng menunjukkan grafik peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan ini didominasi oleh masuknya Penanaman Modal Asing (PMA). Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus melakukan evaluasi dan penyesuaian regulasi agar iklim investasi berjalan semakin lancar.

Baca Selengkapnya icon click

Gumitir Bersemi, Petani Bali Semringah

balitribune.co.id | Mangupura - Sejumlah petani bunga gumitir di Petang Kabupaten Badung mengaku saat ini cuaca yang cenderung cerah sangat mendukung hasil panen bunga gumitir. Ditemui saat panen bunga gumitir di Petang, Selasa (21/4), Jero Pudak mengatakan, bersama tiga orang petani lainnya dalam sehari panen bunga gumitir sebanyak 3 pikul bunga yang kerap digunakan untuk ritual Hindu di Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.