Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bakar Sampah, Pura Ludes

Bali Tribune/ MEREMBET - Petugas Bamkar berjibaku memadamkan api yag ddengan cepat merembet, hingga mendekati sebuah bangunan Pura.
balitribune.co.id | Amlapura - Kebakaran terjadi di dua lokasi dalam satu hari kemarin, dan kedua kejadian kebakaran tersebut objeknya adalah bangunan pura. Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini Rabu (4/12) kemarin, kebakaran pertama terjadi di Desa Adat Dukuh, Kecamatan kubu, Karangasem, dimana Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem, sekitar pukul 10.52 Wita, menerima laporan dari warga di desa setempat, jika terjadi kebakaran lahan yang cukup hebat dimana api kebakaran lahan tersebut ddengan cepat merembet hingga hampir mendekati sebuah bangunan Pura.
 
Mendapat laporan tersebut seluruh unit mobil pemadam kebakaran langsung diluncurkan kelokasi kejadian, dimana saat tiba di lokasi kebakaran, api sudah semakin membesar dan melalap lahan yang berada di sekitar pura, termasuk membakar sebagian bangunan pura. Belasan petugas Pemadam Kebakaran dibantu anggota dari BPBD Karangasem, TNU, Polri dan warga harus berjuang keras untuk memadamkan api yang melahap banguna  pura tersebut.
 
Berjibaku hampir satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan. Dari hasil pendataan yang dilakukan petugas, kerugian materiil dari kebakaran pura dan lahan di Desa Adat Dukuh ditaksir sebesar Rp. 210 Juta, dan penyebab kebakran diduga dari api pembakaran sampah.
 
 Baru selesai memadamkan api kebakaran lahan dan bangunan pura di Desa Adat Dukuh, Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem, kembali menerima laporan jika terjadi kebakaran lahan yang mengarah ke bangunan Pura Dalem di Banjar Peselatan, Desa Labasari, Kecamatan Abang, Karangasem. Kejadian kebakaran itu sendiri terjadi sekitar pukul 12.18 Wita, dan petugas usai menerima laporan teersebut langsung meluncur ke TKP untuk melakukan pemadaman api.
 
 Perlu waktu hampir satu jam bagi petugas untuk menjinakkan si jago merah, “Kejadian kebakaran pertama terjadi di Desa Adat Dukuh, Kecamatan Kubu dan sudah dilakukan pemadaman oleh anggota. Kejadian kebakaran kedua kemarin terjadi di Pura Dalem, Banjar Dinas Peselatan, Desa Labasari, Kecamatan Abang. Sudah dilakukan pemadalam oleh anggota,” tegas Kadis Damkar Karangasem, I Nyoman Tari. Dari hasil pendataan anggotanya di lokasi kejadian, kerugian akibat kejadian kebakaran di Pura  Dalem, Banjar Dinas Peselatan ditaksir mencapai Rp. 1.5 Milyar, karena hampir seluruh bangunan pura ludes dilalap api. Sedangkan penyebab kebakaran hampir sama yakni akibat pembakaran sampah.
 
  “Terkait seringnya terjadi kebakaran yang menimpa bangunan pura dan lahan, kami sudah menyebarkan surat edaran yang berupa himbauan kepada Perbekel se Kabupaten Karangasem untuk meningkatkan kehati-hatian terkait ancaman bahaya kebakaran lahan, bangunan rumah dan pura, sehubungan dengan musim kemarau panjang yang terjadi saat ini,” ungkapnya. Sedangkan dari data yang dihimpun pihaknya, tercatat sempanjang tahun 2019 ini sudah terjadi sebanyak 160 kali kejadian kebakaran. 
wartawan
Redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.