Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banggar DPRD Badung dan TAPD Gelar Rapat Bahas LKPJ Tahun 2022

Bali Tribune / BANGGAR - Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat memimpin rapat Banggar dengan TAPD Badung, Selasa (4/4).

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Badung menggelar rapat dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Badung, Selasa (4/3). Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata tersebut membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2022.

Sedangkan dari TAPD yang diketuai Sekda Wayan Adi Arnawa diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Badung, Cok Raka Darmawan. Hadir pula sejumlah anggota DPRD Badung. 

Putu Parwata usai rapat mengatakan, TAPD dan Banggar DPRD Badung bersama-sama melakukan koreksi yang harus dilakukan eksekutif. Sesuai UU dan Permendagri Dewan harus memberikan rekomendasi terhadap LKPJ Bupati. 

"Ada beberapa catatan dan apresiasi dari Dewan terhadap LKPJ Bupati tahun 2022," ujarnya. 

Apresiasi dari DPRD Badung untuk eksekutif yakni meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2022 terutama dari PHR. Meski dari segi pendapatan PBB menurun.

"Kenapa menurun, karena ada kebijakan pemerintah seperti tidak dipungutnya pajak sawah dan adanya peralihan sehingga itu menurun," terangnya.

Tetapi ada yang menurutnya, sangat konstruktif yang harus dibahas yakni mengenai penyertaan modal di BPD yang sudah dibuatkan dalam Perda sebesar Rp 1,8 triliun sampai 2031. Sepanjang pendapatan daerah masih memungkinkan pihaknya meminta agar proses penyetorannya ke BPD dipercepat dan disesuaikan dengan pendapatan lebih yang didapat masing-masing daerah tiap tahunnya.

"Kita mendorong agar pemerintah mengalokasikan minimal Rp 300 miliar pertahun peranggaran untuk dialokasikan. Karena multiplayer efek dari penyertaan modal disampaikan BPKAD dari modal yang kita miliki hampir Rp 180 miliar yang kita alokasikan untuk program-program Kabupaten Badung," sebutnya.

Kemudian catatan yang lain, lanjut Politisi PDI Perjuangan ini, program Pemkab Badung yang berupa santunan-santunan seperti santunan penunggu pasien, santunan kematian dan santunan lansia masih belum bisa direalisasikan lantaran terhalang aturan dari sistem SIPD.

"Di dalam SIPD tidak ada posnya, sehingga dari Kemendagri belum diizinkan. Mudah-mudahan regulasi ini bisa didiskusikan lebih lanjut sehingga bisa melanjutkan kebahagiaan krama Badung ini,” jelasnya. 

Berdasarkan laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2022, pendapatan daerah ditargetkan Rp 4.128.469.673.975,00 realisasi sebesar Rp 4.604.454.761.740,13. Sedangkan belanja daerah dan transfer pada perubahan APBD ditarget Rp.4.278.853.109.158,00 realisasi sebesar Rp.3.664.637.317.958,10.  

wartawan
ANA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.