Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bantu Korban Bencana, Pasukan Gabungan Brimob Polda Bali, Jatim dan Jateng Diberangkatkan ke NTT

Bali Tribune / DIBERANGKATKAN - Pasukan Brimob gabungan dari Polda Bali, Jateng dan Jatim diberangkatkan ke NTT melalui Pelabuhan Padang Bai, Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Puluhan anggota pasukan Brimob gabungan dari Polda Jawa Tengah (Jateng) Polda Jawa Timur (Jatim) dan Polda Bali, Rabu (7/4/2021) diberangkatkan melalui Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, untuk misi kemanusiaan yakni membantu korban bencana alam banjir bandang dan gelombang pasang di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dari pantauan media ini di Pelabuhan Padang Bai sesaat sebelum pemberangkatan, total jumlah pasukan Brimob gabungan yang diberangkatkan sebanyak 63 orang dengan 11 unit kendaraan taktis, masing-masing Brimob Polda Jateng sebanyak 31 personil dengan lima kendaraan taktis dibawah pimpinan Ipda. Afandi, personil Brimob Polda Jatim sebanyak 25 orang dengan empat unit kendaraan taktis dibawah pimpinan Ipda. Devi Krisyana dan enam orang personil dari Brimob Polda Bali dengan dua unit kendaraan taktis dibawah pimpinan Aiptu. I Putu Mulyantara.

“Kami dari Brimob Polda Jatim bergabung dengan anggota dari Brimob Polda Jateng dan Brimob Polda Bali untuk bersama-sama berangkat menuju Provinsi NTT untuk membantu korban bencana banjir bandang dan gelombang pasang disana,” ucap Devi Krisyana, kepada awak media.

Setelah menempuh perjalanan jauh, nantinya pasukan gabungan Brimob dari tiga Polda ini akan berada dibawah komando operasi (BKO) Polda NTT, untuk ditempatkan dan membangun posko atau bergabung dengan posko bencana yang telah ada di sejumlah kabupaten di NTT yang diterjang bencana, untuk misi kemanusiaan membantu para korban bencana.

“Kami membawa 11 unit kendaraan taktis. Disana kami akan mendirikan dapur lapangan untuk para korban bencana, serta membantu penyediaan air bersih dengan kendaraan water treatment yang kami bawa. Selain  itu kami juga akan bergabung dengan tim SAR untuk membantu pencarian korban bencana yang hilang,” bebernya.

Rombongan dilepas langsung oleh Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini, bersama Kabag Ops Polres Karangasem, Kompol. Arbawa Manik dan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Padangbai Kompol. I Made Suadnyana, dan berangkat menggunakan Kapal KMP Wihan Bahari di Dermaga I Padang Bai. “Setelah ini nantinya juga akan tiba pasukan Brimob dari Mabes Polri untuk selanjutnya berangkat menuju NTT,” tegas Kapolres AKBP Ni Nyoman Suartini.

Sementara itu, berdasarkan data sementara yang dikeluarkan oleh BNPB, sampai saat ini tercatat ada sebanyak 117 orang korban meninggal akibat terjangan bencana banjir bandang dan ghelombang pasang di NTT. Jumlah korban meninggal dunia tersebut tersebar di sejumlah kabupaten, masing-masing Flores Timur 60 korban meninggal, Kabupaten Lembata 28 korban meninggal, Kabupaten Alor 21 korban meninggal, Kabepaten Belu 3 orang korban meninggal, Kabupaten Kupang 1 korban meninggal, Kota Kupang 1 orang korban meninggal, Kabuoaten Ende sebanyak 1 orang korban meninggal, dan Kabupaten Sabu Raijuna sebanyak 2 orang korban meninggal dunia.

wartawan
Husaen SS.
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.