Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BebasBayar: Dari Indonesia Untuk Indonesia

BEBASBAYAR - Aplikasi BebasBayar yang menjadi plihan dalam bertransaksi.

BALI TRIBUNE - Pesatnya perkembangan internet dalam 20 tahun terakhir, memungkinkan penggunanya untuk berkomunikasi dengan orang lain yang jauh jaraknya. Hal yang sama berlaku untuk proses transaksi seperti jual-beli atau tukar menukar uang, karena sekarang bisa dilakukan tanpa harus bertatap muka, dengan model pembayaran cashless atau non-tunai melalui uang elektronik. Ada dua jenis uang elektronik yang dikenal luas, e-money dan e-wallet. E-money sering diidentikkan dengan penyimpanan uang berbasis chip, seperti kartu debit, dan kartu pembayaran tol. Sementara e-wallet berbasis server aplikasi yang menyimpan data pribadi pengguna, seperti BebasBayar, T-Cash, dan XL Tunai. "Di Indonesia sendiri, pembayaran non-tunai ini sudah dimulai sejak adanya Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT) yang digalakkan pada tahun 2014. Efeknya, berbagai layanan uang elektronik seperti contoh di atas bermunculan satu persatu. Jumlah layanan yang bertambah ini berbanding lurus dengan jumlah pengguna uang elektronik," ujar  Executive Vice President Bebasbayar, Akhmad Mirza Alif Syahrial dalam siaran persnya di Denpasar, Senin (1/10). Bank Indonesia mencatat terjadi lonjakan drastis di sektor instrumen uang elektronik yang beredar di Agustus 2018 (135.812.593 unit) dibanding Agustus 2017 (68.841.316 unit). Besaran uang elektronik yang beredar ini mencerminkan penggunaan uang elektronik yang juga meningkat. Tingginya angka pengguna smartphone dan internet di Indonesia menjadi salah satu faktor kuat peningkatan jumlah uang elektronik, khususnya e-wallet. Dengan e-wallet ini, pengguna bisa melakukan berbagai macam transaksi, seperti pembelian pulsa, token listrik, pembayaran tagihan listrik hingga cicilan bulanan melalui smartphone mereka. Tak ayal, banyak pengguna e-wallet ini adalah mereka yang tinggal di kota dan melek teknologi. "Dari sini, timbul salah satu permasalahan yang tergolong klasik, yakni persebaran teknologi yang kurang menjangkau daerah rural atau di luar daerah maju, atau bisa dibilang di luar wilayah pulau Jawa. Ini yang menyebabkan akuisisi aplikasi e-wallet di daerah rural tersebut masih rendah," ungkapnya. Komitmen BebasBayar Sebagai Platform ‘Asli’ Indonesia. BebasBayar, sebagai salah satu platform e-wallet tertua di Indonesia, berkomitmen untuk melakukan pemerataan layanan, dengan tak hanya fokus pada pengguna di wilayah pulau Jawa, tetapi juga berekspansi di luar wilayah Jawa. Hal ini juga dilakukan untuk menegaskan nilai utama BebasBayar sebagai perusahaan yang ‘dari Indonesia untuk Indonesia’. Hal ini dibuktikan dengan jumlah pengguna aplikasi BebasBayar yang mencapai lebih dari 600 ribu pengguna hingga Agustus 2018 ini yang berasal dari luar Jawa, terutama Indonesia Timur. Angka tersebut sangat berarti bagi BebasBayar yang sampai saat ini masih tetap bertahan walau tanpa suntikan modal dari ventures. "Apresiasi yang ditunjukkan masyarakat akan tetap menjadi tenaga untuk meningkatkan layanan. Sehingga, kami percaya jumlah pengguna masih berpotensi untuk bertambah, mengingat penetrasi pengguna smartphone, dan peningkatan jumlah masyarakat kelas menengah yang masih tinggi," ucap Mirza. Memanjakan Pengguna Melalui Fitur-Fitur Baru. Untuk mencapai komitmen tersebut, tim BebasBayar juga akan melakukan serangkaian pembaruan (update) pada aplikasi. Tujuan utama dari proses pembaruan ini adalah kemudahan komunikasi antar pengguna yang pada akhirnya akan memudahkan pengguna dalam proses transaksi, serta meningkatkan keamanan akun. Pembaruan tersebut diharapkan menguatkan BebasBayar yang akan mengusung konsep social payment di masa yang akan datang. Konsep social payment dianggap cocok untuk melengkapi kekurangan aplikasi sejenis yang ada saat ini, karena pengguna akan dapat berinteraksi dengan pengguna yang lain melalui aplikasi BebasBayar. Oleh karena itu, tim BebasBayar saat ini berfokus untuk pengembangan fitur chat dan linimasa. Fitur chat dan linimasa ini akan melengkapi fitur yang terlebih dahulu ada, yaitu transfer saldo langsung ke akun ‘teman’. Jadi, pengguna tak perlu memasukkan ID akun tujuan setiap kali akan melakukan transaksi baik berupa transfer maupun pembayaran lain. Namun, pengguna cukup menambah jaringan pertemanan yang memungkinkan pengguna untuk transaksi yang berkelanjutan di masa yang akan datang. "Selain itu, BebasBayar juga tengah mengembangkan fitur offline payment, yang bisa dipakai pengguna untuk transaksi di gerai atau merchant. Fitur ini ditunjang dengan layanan transfer ke akun teman dan pembayaran via QR Code," imbuhnya. Layanan QR Code ini ditujukan untuk menyederhanakan proses transaksi, dimana pengguna hanya perlu memindai kode yang tertera di gerai atau merchant, kemudian jumlah tagihan akan tertera dan bisa langsung membayar. Usaha BebasBayar untuk Menjadi Lebih Dekat dengan Pengguna. BebasBayar menyadari bahwa kunci meraih sukses di era digital ini adalah menjadi dekat dengan pengguna. Oleh karena itu, melalui serangkaian pembaruan dan penambahan fitur tersebut, BebasBayar berupaya untuk selalu hadir untuk menemani pengguna setiap saat. 

wartawan
Arief Wibisono
Category

IPTU Nyoman Agus Putra Jabat Kasat Resnarkoba Polres Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Kapolres Gianyar Chandra C. Kesuma pimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasat Resnarkoba dan Kasat Lantas, Selasa (12/5/2026) pagi.  Pelaksanaan serah terima jabatan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Bali Nomor: KEP/182/IV/2026 tanggal 30 April 2026. 

Baca Selengkapnya icon click

Identitas Pembuang Bayi di Sawah Buruan Akhirnya Terungkap, Kini Jalani Perawatan Medis di Ubud

balitribune.co.id I Gianyar - Penyelidikan cepat dilakukan Unit Reskrim Polsek Blahbatuh berhasil mengungkap identitas ibu dari bayi laki-laki yang ditemukan di areal Subak Pejeng Banjar Kutri, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Dari hasil penyelidikan di lapangan, diketahui ibu bayi tersebut berinisial D.A.P.P. yang saat ini masih menjalani perawatan medis di sebuah yayasan di Ubud.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

300 Guru Non-ASN di Badung Terancam Berhenti, DPRD Ingatkan Risiko Stagnasi Pendidikan

balitribune.co.id | Mangupura - Nasib ratusan guru non-ASN di Kabupaten Badung mulai menjadi sorotan serius DPRD Badung. Pasalnya, kebijakan penghentian tenaga non-ASN pada akhir 2026 dikhawatirkan memicu kekosongan tenaga pengajar dan mengganggu proses belajar mengajar di sekolah negeri.

Baca Selengkapnya icon click

Bandara Bali Tingkatkan Standar Keamanan

balitribune.co.id I Mangupura - Pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali bersama organisasi penerbangan sipil internasional, ICAO (International Civil Aviation Organization) dan Kementerian Perhubungan mengikuti ICAO Aviation Security National Instructors Course bersama berbagai negara anggota ICAO di kawasan Asia Pasifik, diantaranya Indonesia, Vietnam, Makau, Republik Rakyat Tiongkok, Timor Leste, serta Maladewa dan Kepulauan Solomon.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Raih Grade A+, SMK Negeri 1 Amlapura Terima Donasi Honda Vario 125 dari Astra Motor Bali

balitribune.co.id | Amlapura - PT Astra Honda Motor (AHM) melalui Main Dealer Astra Motor Bali mempertegas komitmennya dalam memperkuat program link and match antara dunia pendidikan dan industri otomotif. Komitmen ini diwujudkan melalui penyerahan donasi satu unit sepeda motor Honda Vario 125 kepada SMK Negeri 1 Amlapura sebagai sarana penunjang praktik siswa, Senin (11/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Dinas Kesehatan Pastikan Belum Ada Kasus Hantavirus di Bali

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus maupun suspek hantavirus di wilayah Bali. Meski demikian, pengawasan dan langkah preventif terus diperkuat menyusul laporan temuan kasus hantavirus di beberapa wilayah Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.