Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Belasan Ribu Warga di Karangasem Terserang Penyakit ISPA

Bali Tribune/ DIRAWAT - Tampak pasien ISPA yang tengah dirawat di RSUD Karangasem.




Balitribune.co.id | Amlapura - Belasan ribu warga di Kabupaten Karangasem terserang penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, dalam rentang Bulan Januari hingga April 2023, tercatat ada sebanyak 12. 357 kasus warga terserang penyakit ISPA.

Dari jumlah tersebut pasien kasus ISPA terbanyak dirawat di Puskesmas Kecamatan Sidemen dengan 1.114 kasus, Puskesmas Selat sebanyak 2.046 kasus, Puskesmas Bebandem 1.250 kasus, di RSUD Karangasem sebanyak 1.052 kasus, Puskesmas Manggis I sebanyak 618 kasus, Pusekesmas Manggis II sebanyak 687 kasus, Puskesmas Rendang 920 kasus, Puskesmas Karangasem 1 sebanyak 631 kasus, Puskesmas Karangasem II sebanyak 827 kasus, Puskesmas Abang 1 sebanyak 874 kasus, Puskesmas Abang II sebanyak 640 kasus, Puskesmas Kubu I sebanyak 434 kasus, Puskesmas Kubu II sebanyak 587 kasus, dan RS Bali Med sebanyak 548 kasus ISPA.

Hingga saat ini puluhan pasien ISPA tengah dirawat di sejjumlah rumah  sakit dan Puskesmas di Karangasem, salah satunya di RSUD Karangasem. dr. I Komang Wirya kepada Bali Tribune, Senin (5/6/2023) menyebutkan, pasien ISPA yang dirawat di RSUD Karangasem sebagian besar kondisinya berat, ada pula pasien ISPA yang menjalani rawat jalan. “Kami masih merawat sejumlah pasien kasus ISPA di Bangsal Mawar dan beberapa pasien anak-anak dirawat di Sal Anak. Penyakit ISPA itu biasanya disebabkan oleh Virus atau Bakteri, dan pasien ISPA yang di rawat di RSUD Karangasem adalah pasien rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama atau FKTP seperti Puskesmas dan klinik,” sebutnya.

Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA adalah infeksi yang menyerang saluran pernapasan, baik saluran atas maupun bawah, seperti sinus, faring, laring hingga hidung.   ISPA adalah salah satu penyakit menular dan rentan mengenai anak-anak dan Lansia yang biasanya telah mengalami penurunan kekebalan tubuh.

Penyakit ISPA yang paling umum menyerang adalah flu biasa dan influenza, sementara beberapa penyakit lainnya yang tergolong dalam ISPA diantaranya, Sinusitis, Batuk pilek, Pneumonia, Radang tenggorokan akut (Faringitis), Covid 19 dan Laringitis akut. ISPA juga disebabkan oleh beberapa jenis Virus diantaranya Rhinovirus yang dapat menyebabkan flu, Pneumokokus yang dapat menyebabkan pneumonia dan meningitis, Adenovirus yang dapat menyebabkan bronkitis, pneumonia dan flu, Virus Influenza yang menyebabkan flu dan Virus Corona yang menyebabkan penyakit Covid-19.

Selain virus, ada sejumlah bakteri yang dapat menyebabkan ISPA antaralain, Bakteri Streptococcus. Bakteri Haemophilus, Bakteri Staphylococcus aureus, Bakteri Klebsiella pneumoniae, Bakteri Mycoplasma pneumoniae dan Bakteri Chlamydia, sementara penularan ISPA sendiri bisa terjadi melalui kontak dengan percikan air liur orang yang terinfeksi, bisa juga lewat penyebaran udara ataupun sentuhan dengan benda yang terkontaminasi virus atau bakteri penyebab ISPA.

Gejala ISPA yang palung umum adalah Batuk, Demam, Nyeri kepala, Hidung tersumbat, Nyeri tenggorokan atau nyeri telan, Timbul gejala sinusitis yakni hidung beringus, disertai demam dan wajah terasa nyeri, kesulitan bernafas dan kekurangan oksigen syang menyebabkan warna kulit menjadi kebiruan.

wartawan
AGS
Category

SOM-20, Momentum Memperkuat  Konservasi Laut dan Ketahanan Kawasan Terhadap Perubahan Iklim

balitribune.co.id | Mangupura - Pertemuan Tingkat Pejabat Senior ke-20 atau 20th Senior Officials’ Meeting (SOM-20) Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Security (CTI-CFF) yang berlangsung 10-11 Desember 2025 di Kabupaten Badung, Bali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama regional dalam konservasi laut, pengelolaan perikanan berkelanjutan, dan peningkatan ketahanan kawasan terhadap perubahan iklim.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanpa Kantongi PBG, Bangunan Investor di Hutan TNBB Disegel

balitribune.co.id | Negara - Bangunan di kawasan hutan Balai Taman Nasional Bali Barat (TNBB) yang mencuat belakangan ini ternyata belum mengantongi dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Persoalan tersebut terungkap saat sidak yang dilakukan oleh DPRD Kabupaten Jembrana bersama instansi terkait ke lokasi bangunan tersebut berdiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Banjir Bandang di Manggis, Jalur Denpasar-Karangasem Lumpuh 2 Jam

balitribune.co.id | Amlapura - Banjir banjir bandang menerjang dua desa di Kecamatan Manggis, yakni Desa Antiga Kelod dan Desa Gegelang. Sejumlah rumah terendam banjir, lebih dari lima unit mobil milik warga juga terendam banjir, bahkan satu unit mobil yang terparkir di pinggir jalan di Desa Antiga Kelod juga nyaris hanyut, namun beruntung warga sigap dan langsung mengikat mobil tersebut dengan tali plastik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.