Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Belum ada Juknis Pencairan BLT BBM

Bali Tribune/ BLT – Warga Penerima BLT di Gianyar.



balitribune.co.id | Gianyar - Janji Pemerintah akan menggelontorkan bantuan langsung tunai (BLT) pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), rupanya masih abu-abu. Pihak Dinas Sosial Gianyar mengaku tidak terlibat secara teknis. Sedangkan PT Pos Indonesia Cabang Gianyar berdalih belum menerima petunjuk teknis pencairan.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Gianyar Nur Widyanto saat dikonfirmasi, Rabu (7/9/2022) mengatakan BLT BBM ini disalurkan melalui PT Pos Indonesia di masing-masing kecamatan. Dinas Sosial sifatnya hanya mengawal dan berkoordinasi.

"Karena teknisnya dari Kementerian Sosial menunjuk langsung PT Pos Indonesia untuk menyalurkan," jelasnya.

Terkait data jumlah penerima, sepengetahuannya berpatokan pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Di Gianyar, jumlah penduduk yang tercatat dalam DTKS sebanyak 53.574 KK, yang mana tidak semuanya merupakan keluarga miskin.

"Untuk data diambil dari data terpadu kesejahteraan sosial yakni mereka yang selama ini menerima bantuan sosial program keluarga harapan dan bantuan pangan non tunai," jelas Nur.

Lanjutnya, 53.574 KK ini tersebar di 7 kecamatan. Rinciannya, Kecamatan Sukawati sebanyak 7.667 KK, Blahbatuh sebanyak 6.982 KK, Gianyar sebanyak 9.841, Tampaksiring sebanyak 6.946, Ubud sebanyak 7.958, Tegallalang sebanyak 7.066 KK, dan Payangan sebanyak 7.114 KK.

"Totalnya 53.574 KK, data ini sudah kami sampaikan saat kunjungan kerja reses Komisi VIII DPR RI ke Gianyar beberapa waktu lalu," ujar Nur.

Seperti diketahui, BLT yang dikucurkan sebesar Rp 300.000 per penerima dan Bantuan Pangan Non Tunai sebesar Rp 200.000 per penerima.

Kepala PT Pos Indonesia Cabang Gianyar Edi Rubandi belum bisa dikonfirmasi. "Mohon maaf, saya masih posisi di luar kantor," ujarnya.

wartawan
ATA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.