Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BSF Target Pertahankan Gelar

BSF - Pemain SSB Bali Sport Foundation (BSF) berpose bersama usai berpamitan ke KONI Bali, Kamis (26/7).

BALI TRIBUNE - SSB Bali Sport Foundation (BSF) bertekad untuk mempertahankan predikat juara, pada turnamen sepakbola U-13 bertajuk Singapura Cricket Club Soccer Seven Tournament 2018, di lapangan Padang Field Singapura, 28-29 Juli mendatang. Salah seorang  orangtua pemain Made Pariasa, mendampingi pelatih BSF, Roy Antara, usai pamitan ke KONI Bali mengutarakan jika BSF memboyong 9 pemainnya ke Singapura. Dalam turnamen nanti bakal diikuti 8 tim dari berbagai negara. “Target mempertahankan juara umum itu karena tim ini merupakan juara tahun lalu dengan mengalahkan SSB wakil Jerman dengan skor 3-2. Turnamen ini memang merupakan turnamen tahunan. Dasar itulah yang membuat BSF memancang target juara lagi tahun ini,” ujar Pariasa yang juga owner SSB PFA itu, Kamis (26/7). Ayah kandung kapten tim BSF, Arel Priyatna ini mengaku jika BSF tersebut merupakan tim yang diperkuat pemain yang berdomisili di Denpasar dan Badung. Selain mengejar prestasi, turnamen itu juga dijadikan ajang menimba ilmu dan menambah pengalaman bagi 9 pemain BSF tersebut. “Nanti BSF bakal bersaing dengan beberapa SSB dari 8 negara di antaranya, Singapura, Thailand, Malaysia dan Jerman. Meski begitu para pemain sudah siap tempur di turnamen tersebut,” tegas Pariasa. Di lain pihak, Roy Antara menambahkan, 9 pemain BSF itu merupakan pemain yang terbaik dimiliki SSB tersebut. Para pemain itu memiliki kecepatan dan teknik yang bisa diandalkan. Bahkan musim lalu ketika mengalahkan SSB dari Jerman di final, pemain lawan tinggi-tinggi. Tapi pemainnya meski tak setinggi lawan, namun cerdik dengan mengandalkan kecepatan. “Tim kami siap bekerja keras untuk merealisasikan target itu, meski jujur sekarang ini saya buta kekuatan rival, karena pastinya tim lawan juga bakal ada pemain baru berbeda dengan di musim lalu,” tukas Roy.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menelusuri Jejak Rembesan Pipa di Balik Matinya Ekosistem Mangrove Kawasan Benoa

balitribune.co.id | Denpasar - Kerusakan tanaman mangrove seluas kurang lebih 60 are di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa kini memasuki tahap pendalaman lebih lanjut. Temuan lapangan pada titik koordinat 8°43'51.89"S dan 115°12'43.35"E itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Ruang Rapat Pelindo Benoa.

Baca Selengkapnya icon click

Operasi Sikat Agung, Polda Bali Amankan 181 Pelaku Kejahatan

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali berhasil mengungkap puluhan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat) pada pelaksanaan Operasi Sikat Agung 2026 yang berlangsung dari 28 Januari 2026  hingga 12 Februari 2026. Polda Bali berhasil mengamankan puluhan unit sepeda motor, ponsel dan juga printer hasil kejahatan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Ekosistem Inovasi, BRIDA Tabanan Gelar Bimtek Jaring Indah dan Road to IGA 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Tabanan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jaring Indah (Jaringan Inovasi Daerah) sekaligus Road to Innovative Government Award (IGA), yang berlangsung di Ruang Rapat BRIDA Tabanan, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan para inovator Kabupaten Tabanan yang sebelumnya telah mengikuti Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana Tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Satu Dekade Menanti, Jegog Suar Agung Guncang Ribuan Penonton di Fukuoka

balitribune.co.id | Jakarta - Setelah sepuluh tahun tidak melakukan tur di Negeri Sakura, Jegog Suar Agung  kembali membawa musikal bambu khas Jembrana ke Jepang. Setelah dilepas secara resmi oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan pada hari minggu (15/2/2026),  Jegog Suar Agung mengawali pementasan perdana yang digelar di Toyota City , Fukuoka City yang dihadiri ribuan penonton warga Jepang yang memadati arena pertunjukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.