Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Delapan Komunitas Offroad Bali ‘Ngayah’ Dukung Percepatan Pembangunan Pura Gumang

Bali Tribune/ Turunan Curam bebatuan, VES bali
Balitribune.co.id | Denpasar - Indonesian Offroad   Federation (IOF) Pengda Bali  mendukung  penuh pembangunan  Pura  Bukit  Gumang  yang berlokasi  di Banjar  Celuk Kauh, Desa Bugbug  Kabupaten Karangasem  yang  rencananya  akan selesai pada Juni 2021.
 
Minggu (2/5)  delapan komunitas  IOF Bali di antaranya  Laksamana Offroad Team, Safari Jip Club (SJC) Bali, Vitara Escudo Sidekick (VES) Bali, Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKIn) Chapter Bali Selatan, SKIn chapter Bali, X-Unda Adventure, DCab Bali,  Volcano  mengadakan kerja bhakti (ngayah) ke Pura  Gumang.
 
Memanfatkan mesin berpenggerak  ganda  mereka  mengangkut  bahan material  pembangunan seperti pasir, koral  sejauh kurang lebih 600 meter melewati jalanan ekstrem tanjakan terjal dan turunan curam bebatuan  menuju puncak  Bukit  Gumang.
 
Material-material ini nantinya akan digunakan untuk  pembangunan gapura, tempat parkir termasuk  jalan untuk mempermudah pemedek yang bersembayang di pura  ini.
 
“Sebelumnya Sabtu kemarin ada empat komunitas offroad   mengadakan kegiatan  yang sama,” ungkap Boncel dan Ali Topan Penggurus IOF Bali.
 
Pura  Gumang Bugbug  menjadi bagian dari salah satu kahyangan jagat di Bali, dibangun saat kerajaan Sri Masula Masuli.Terletak diatas  bukit  Kawasan Pura Bukit Gumang, menjadi tempat menarik untuk rekreasi.
 
Menggunakan kas desa sebesar  kurang lebih Rp 2,5 juta  krama (warga) Desa Adat Bugbug menata ulang pembangunan Pura Gumang. Sejalan dengan tagline pembangunan “Bugbug Menyapa Wisatawan” harapannya  Pura  Gumang akan  menjadi destinasi   wisata baru, sekaligus melengkapi objek wisata lainnya yang ada di Desa Adat Bugbug, seperti  pantai Virgin Beach dan Bukit Asah Bali Camp.
wartawan
Hendrik B Kleden
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.