Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dermaga Pelabuhan Sangsit Rusak Parah, Komisi III DPRD Bali Segera Sikapi

Bali Tribune/RUSAK - Keadaan Dermaga PPI Sangsit yang rusak parah dan nyaris ambrol. Inset: Jro Nyoman Ray Yusha

balitribune.co.id | Singaraja  - Soal Dermaga Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Sangsit, Kecamatan Sawan, Buleleng, yang merupakan asset pemprov telah bertahun lamanya rusak parah. Padahal sangat berarti sebagai penggerak roda ekonomi masyarakat terutama tempat pendaratan ikan dari kepulauan Madura.
 
Atas kerusakan itu, nelayan dan warga sekitar yang selama ini bekerja sebagai buruh bongkar muat di pelabuhan tersebut mengaku khawatir jika sewaktu-waktu dermaga itu ambrol. "Kami khawatir dengan kondisi dermaga yang kondisinya semakin parah.Warga sering gunakan dermaga ini untuk mancing.Begitu juga buruh pelabuhan,saat bongkar muatan ikan selalu melalui dermaga ini," ujar Sawali, warga setempat.
 
Menurutnya, sudah 5 tahun lebih Dermaga Sangsit rusak, dan kondisi saat ini semakin parah bahkan tanda-tanda akan jebol sudah terlihat. Sawali mengungkap,b eberapa pejabat pemerintah sudah pernah turun melihat kondisi dermaga. Ia heran hingga kini belum terlihat adanya rencana pemerintah untuk memperbaiki. "Kami berharap agar segera diperbaiki, supaya kapal-kapal nyaman untuk sandar dan kami tidak khawatir dalam bekerja," ucap Sawali.
 
Melihat kondisi itu, anggota Komisi III DPRD Provinsi Bali Jro Nyoman Ray Yusha mengaku selama ini telah memantau kondisi kerusakan Dermaga PPI Sangsit. Bahkan menurutnya, sempat dibahas dalam  forum resmi. "Kami di Komisi III, sudah sempat membahas soal ini agar satu-satunya pelabuhan ikan di Buleleng (dalam kondisi rusak) harus segera mendapat penanganan," ujarnya.
 
Politisi Partai Gerindra ini berjanji akan segera turun melakukan cek kondisi untuk memastikan keadaan yang sebenarnya. "Kami Komisi III, akan segera turun untuk melihat langsung kondisi yang ada," ujar Ray Yusha.
 
Setelah itu, katanya, akan segera dibahas secara  resmi untuk diusulkan penanganannya ke Pemprov Bali. "Kendati saat ini masih pandemi,soal Dermaga PPI Sangsit akan tetap kita bahas agar segera bisa ditindaklanjuti untuk diperbaiki," tandasnya. 
wartawan
CHA
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.