Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Desa Adat Gulingan Gelar Memukur Massal Gratis

massal
Ratusan warga Desa Adat Gulingan mengikuti ritual memukur, potong gigi, dan nelubulanin/mepetik massal.

Mangupura, Bali Tribune

Desa Adat Gulingan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, untuk kali pertama menggelar ritual massal, yakni memukur, potong gigi, dan nelubulanin/mepetik massal secara serentak, Minggu (12/6) di Wantilan Sabha Prakerti Jaba Pura Dalem dan Mrajapati. Tujuan upacara massal ini untuk meringankan beban masyarakat.

Tercatat, 89 orang ikut ritual memukur, metatah (potong gigi) diikuti 90 orang, dan telubulanan/mepetik melibatkan 153 orang. Memukur adalah salah satu bentuk dari panca yadnya, yakni pitra yadnya yang merupakan pengorbanan suci kepada para leluhur, di antaranya berupa upacara memukur.

Ritual ini merupakan upacara kelanjutan dari upacara ngaben. “Upacara yang pertama kali dilaksanakan ini adalah hasil kesepakatan dari masyarakat seluruh Desa Adat Gulingan,” jelas Bendesa Adat Gulingan, I Nyoman Dhanu, saat ditemui di sela-sela prosesi upacara berlangsung yang didampingi Perbekel Gulingan Ir I Made Sudarsana.

Dana kegiatan tersebut bersumber dari ABPDes Desa Guligan dan kekurangannya disokong dana Desa Adat. “Semua biaya upacara gratis, karena untuk meringankan beban masyarakat guna menuju masyarakat yang sejahtera,” terangnya.

Tidak hanya itu, masyarakat Gulingan juga tidak dibebani ngayah atau ikut mempersiapkan ritual tersebut. Karena telah terbentuk panitia yang diambil dari prajuru adat, banjar adat, maupun banjar dinas. “Selain gratis, masyarakat juga tidak ngayah, tapi mereka hadir pada setiap rangkaian prosesi upacara. Semoga pelaksanaan memukur masal ini berjalan lancar,” harapnya.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Sanur Metangi 2026 Angkat Tradisi Ogoh-Ogoh dan Pariwisata, Wali Kota Denpasar Beri Apresiasi

balitribune.co.id | Denpasar - Tradisi Ogoh-Ogoh di kawasan Sanur, Denpasar kembali dikemas secara lebih kreatif melalui event Sanur Metangi 2026 dalam rangka menyambut Tahun Baru Saka 1948. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan parade Ogoh-Ogoh, tetapi juga berbagai rangkaian kegiatan budaya dan pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.