Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dibuang, Bayi Tewas di Pantai Camplung

Bali Tribune/ BAYI - Mayat bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan di Pantai Segara Camplung, Selasa (29/12). Saat ditemukan juru parkir sudah dalam kondisi meninggal.
Balitribune.co.id | Singaraja - Seorang juru parkir menemukan orok bayi di pinggir pantai Segara Camplung, Kelurahan Banyuasri, Singaraja, Selasa (29/12) sekitar pukul 11.30 wita. Penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki itu membuat geger warga setempat. Untuk mengungkap lebih jauh temuan mayat bayi itu, Satreskrim Polsek Kota Singaraja tengah menanganinya.
 
Informasi yang diterima menyebutkan, juru parkir Ketut Putrayasa, orang pertama yang menemukan bayi berjenis kelamin laki-laki yang diduga belum genap sehari itu. Saat itu saksi Putrayasa yang sehari-hari sebagai juru parkir disekitar tempat itu hendak pulang ke rumahnya untuk makan siang.
 
Sebelum pulang, Putrayasa seperti biasa memantau kondisi sekitar pantai Segara Camplung. Saat itulah, dia melihat tas warna oranye berada diantara bebatuan  di pinggir pantai. Karena penasaran, tas itu kemudian didekati dan langsung dibukanya.
 
Awal dilihat tak ada yang aneh. Putrayasa mengaku melihat kain putih tergulung didalamnya. Dianggap tidak ada yang mencurigakan, tas itu kembali di ikat dan dibuang ke arah pantai. Saat itulah Putrayasa mendengar bunyi benturan cukup keras saat tas tersebut jatuh dipasir.
 
Mendengar suara mencurigakan itu, ia lantas memungut kembali tas itu dan membuka isinya.
 
Putrayasa mengaku kaget bukan kepalang saat melihat isi tas adalah sesosok bayi mungil  berjenis kelamin laki-laki dalam kondisi tidak bernyawa.
 
Karena takut, saksi langsung memberitahukan penemuan mayat bayi tersebut ke warga  di sekitar pantai tersebut.
 
Polisi yang menerima informasi langsung mendatangi lokasi yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kota Singaraja, Iptu Ida Bagus Astawa bersama petugas medis. Hasil pemeriksaan tim medis, diperkirakan bayi tersebut lahir pada Selasa (29/12) dini hari. 
 
Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Made Santika, saat dikonfirmasi, membenarkan penemuan mayat bayi tersebut. Kata Kompol Santika, anggotanya sudah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP bersama saksi yang menemukan mayat bayi tersebut dan warga sekitar.
 
"Hasil visum awal, bayi berjenis laki-laki itu sudah dinyatakan meninggal dunia dan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi tersebut. Tali pusar bayi dengan ari-ari sudah terpotong. Diperkirakan baru saja lahir, bayi itu dibuang," kata Kompol Santika seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa.
 
Pasca penemuan mayat bayi, menurutnya, polisi sudah melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pembuang bayi tersebut. Termasuk diantaranya meminta keterangan sejumlah saksi.
 
"Jenazah bayi sudah dibawa ke RSUD Buleleng untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut," tandasnya. 
wartawan
Chairil Anwar
Category

Tanah Merayap di Sorga Mekar Rusak Rumah Warga, 2 KK Mengungsi

balitribune.co.id I Singaraja -  Diduga akibat curah hujan tinggi dan faktor kelabilan tanah, terjadi fenomena perayapan tanah (soil creep) melanda kawasan Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Buleleng. Rayapan tanah sendiri merupakan salah satu bentuk dari longsor bergerak dengan lambat, namun memiliki daya rusak yang besar.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Buleleng Rencanakan Budidaya Apel di Desa Gitgit

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Distan) tengah menyiapkan program pengembangan tanaman apel di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Program ini dirancang sebagai langkah diversifikasi lahan pertanian sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata di kawasan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sempat Vakum Hampir Satu Dekade, Parade Ogoh-ogoh Sanur Metangi Siap Digelar di Pantai Mertasari

balitribune.co.id I Denpasar -  Semangat persatuan pemuda di kawasan Sanur kembali menggeliat melalui gelaran Parade Ogoh-ogoh bertajuk Sanur Metangi 2026 yang akan digelar pada tanggal 11-12 Maret 2026 di Pantai Mertasari Sanur, Denpasar. Setelah vakum hampir satu dekade, ajang kreativitas menyambut Hari Raya Nyepi ini kembali hadir dengan konsep “Samuhita” yang berarti menyatukan seluruh elemen menjadi satu kesatuan.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.