Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dikenal Angker, Hasil Meluasang Lift Diglantungi 15 Sosok Tak Kasatmata

Bali Tribune/ NGEPLUGIN - Upacara ngeplugin yang dilakukan oleh keluarga korban jatuhnya lift Ayu Terra Resots, Sabtu (2/9).
balitribune.co.id | Gianyar - Jatuhnya lift maut Ayu Terra Resort yang menewaskan lima karyawannya menyisakan sejumlah misteri. Dimana lokasi tempat jatuhnya lift maut di Ayu Terra Resort dikenal angker oleh warga sekitar. 
 
Menurut warga sekitar, di bawah resort tersebut terdapat pelinggih, dimana dulunya para petani biasanya mapag toya (menjemput air) untuk pertanian. 
 
"Di bawah sana ada dugul, biasanya saya mebanten disana untuk mapag toya. Tapi semenjak itu diurug saya lakukan dari jauh, ngayat, ini sawah saya ada di bawah," ujar salah satu keluarga korban Sang Putu Bayu Adi Krisna saat dilakukan upacara mapag untuk memanggil roh korban. 
 
Menurut hasil meluasang dilakukan oleh keluarga korban, dikatakan pada lift tersebut tidak hanya diisi oleh lima orang korban namun ada 15 sosok tak kasatmata yang ikut menggelantungi lift tersebut. "Kata orang pintar ada 15 sosok yang ikut menggelantungi lift saat kejadian," ujarnya. 
 
Sementara satu persatu keluarga korban lift maut melakukan upacara Ngeplugin. Dikatakan, upacara tersebut bertujuan menjemput roh (energi) korban agar sadar akan kepergiannya dan tidak berada ditempat tersebut.
 
"Untuk memanggil roh agar pulang tidak disini lagi, kemudian akan dilakukan upacara ngaben sehingga roh korban bisa mendapatkan tempat yang layak menyatu dengan sang pencipta," imbuh keluarga korban Sang Bayu Krisna. 
 
Sebelumnya, Lima karyawan Ayu Terrace Resort di Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, Gianyar meregang nyawa saat menaiki fasilitas tram lift, Jumat (1/9) siang. Diduga Lift terbuka itu mengalami kerusakan sehingga terjun bebas ke arah jurang. 
 
Panjang lintasan lift diperkirakan sekitar 60 meter dengan posisi miring. Naas, 5 karyawan yang berada dalam lift ikut terpental. Bahkan ada satu korban yang terpental sampai ke jurang. Semua korban meninggal dunia.
wartawan
ATA
Category

Grab Dorong Inklusivitas Lewat Edukasi Bahasa Isyarat dan Rompi Khusus Mitra Tuli

balitribune.co.id | Denpasar - Memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional, Grab Indonesia kembali menghadirkan semangat “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh” melalui rangkaian kegiatan bersama Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, pengguna, dan karyawan internal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.