Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

DTW Jatiluwih Gelar Festival Jatiluwih Cultural Week

Bali Tribune / JCW – Sempat vakum akibat pandemi Covid-19, Jatiluwih Cultural Week (JCW) Kembali digelar 15-16 Oktober depan.

balitribune.co.id | TabananDaya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih kembali menggelar ajang festival tahunan. Kegiatan yang bertajuk Jatiluwih Cultural Week (JCW) ini rencananya digelar 15-16 Oktober 2022 mendatang.

Manajer DTW Jatiluwih I Made Sutirtayasa didampingi Ketua Panitia JCW yang sekaligus mahasiswa Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali I Made Ivan Aditya, di Kantor DTW Jatiluwih, Kamis (6/10) mengungkapkan, melalui ajang JCW berupaya kembali memperkenalkan sebuah event maupun budaya di Jatiluwih setelah 2,5 tahun vakum akibat dampak pandemi Covid-19. Imbuhnya, perhelatan JCW ini berkolaborasi antara DTW Jatiluwih dengan mahasiswa Poltekpar Bali dengan tujuan pengembangan pariwisata event di Desa Jatiluwih.

“Tahun ini festival berkolaborasi dengan mahasiswa Poltekpar Bali, mengingat pemerintah pusat mensupport kegiatan melalui Poltekpar dan kami memanfaatkan dari dana promosi yang ada saat ini,” tuturnya.

Mengalokasikan anggaran kegiatan festival berkisar Rp 150 - Rp 200 juta, nantinya ajang JCW akan diwarnai dengan berbagai kegiatan. Diantaranya, budaya dari kearifan lokal yang ada di Jatiluwih, keterlibatan kalangan UMKM lokal dalam kegiatan weekend market dengan menawarkan hasil atau ciri khas masyarakat Jatiluwih, dan kegiatan cross country running yang merupakan kompetisi olahraga lari dengan melintasi jalur sekaligus untuk lebih memperkenalkan pesona alam Jatiluwih kepada para peserta.

Harapannya, digelarnya kembali ajang festival di DTW Jatiluwih ini bisa mendongkrak kedatangan wisatawan yang sejak awal tahun 2022, tepatnya Februari dan Maret sudah mulai menggeliat berkunjung ke DTW Jatiluwih.

Menurutnya, saat ini total angka kunjungan wisatawan mencapai 500-800 orang per hari pada kondisi normal, sedangkan pada masa high season (Agustus –September) angka kunjungan bisa mencapai 1.100 an orang per hari.

“Jika kita bandingkan dengan sebelum pandemi Covid-19 periode sama pada tahun 2015 yang menyentuh 2.000 an orang per hari, capaian masa high season tahun ini baru tercapai sekitar 60 persen,” ujarnya.

Sutirtayasa menambahkan, kunjungan wisatawan ke DTW Jatiluwih selain datang dari kalangan wisatawan domestik (wisdom), juga disumbang oleh kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) termasuk kunjungan dari peserta KTT G20 yang menyumbang 90 persen dari total kunjungan wisatawan ke DTW Jatiluwih. Diantaranya, dari Rusia, India, Australia, dan Singapura.

Ketua Panitia JCW Ivan Aditya menambahkan, selain dalam upaya membangkitkan angka kunjungan ke Desa Jatiluwih, ajang JCW yang digelar selama dua hari nanti diharapkan juga bisa memberi wadah dan apresiasi kepada para seniman dan UMKM di Desa Jatiluwih untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat luas. Sekaligus mampu menggerakan perekonomian masyarakat setelah masa pandemi melalui sebuah event.

“Melalui ajang ini tentunya kami juga berharap bisa memperkenalkan kampus Poltekpar Bali khususnya prodi Manajemen Konvensi dan Perhelatan kepada masyarakat luas,” tandasnya.

Targetnya, dari ajang JCW ini akan mampu menarik kunjungan hingga 300 orang lebih per hari. Jumlah tersebut disumbang dari masyarakat lokal, para penikmat musik, komunitas olahraga lari yang menjadi peserta dalam rangkaian kegiatan JCW, komunitas seni, dan stakeholder. 

wartawan
JIN

Menteri Ekraf Bahas Penguatan Sistem Royalti Musik dengan LMKN

balitribune.co.id | Denpasar - Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya bersama Komisioner dan Pengurus Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) membahas tentang keberlanjutan ekosistem musik nasional, khususnya dalam aspek perlindungan hak ekonomi pencipta, pemegang hak terkait, serta para pelaku industri kreatif yang menjadi pengguna musik.

Baca Selengkapnya icon click

BMKG: Musim Hujan Datang Lebih Cepat, Ada Ancaman Bahaya Sekaligus Peluang Pertanian

balitribune.co.id | Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksikan musim hujan 2025/2026 di Indonesia akan datang lebih awal dari kondisi normal. Berdasarkan pemantauan iklim terkini, sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki musim hujan sejak Agustus 2025, dan secara bertahap akan meluas ke sebagian besar wilayah pada periode September hingga November 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinas Kebudayaan Buleleng Gelar Eksibisi Megangsing di Desa Gobleg

balitribune.co.id | Singaraja - Permainan megangsing kembali di populerkan melalui pertandingan eksibisi. Dinas Kebudyaan Kabupaten Buleleng, menggelar permainan tradisional itu anak-anak SD dan SMP di Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, pekan lalu. Para peserta beradu ketangkasan agar gangsing mereka bertahan paling lama berputar. Sementara penonton bersorak sorai menyemangati permainan tradisional yang nyaris punah itu.

Baca Selengkapnya icon click

Dipilih Aklamasi, Kresna Budi Kembali Pimpin Golkar Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - DPD Partai Golkar Buleleng dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke XI kembali memilih IGK Kresna Budi menjadi pemegang kendali pertai berlambang pohon beringin itu. Ia dinyatakan terpilih setelah 9 pengurus kecamatan (PK) serta beberapa organisasi sayap partai tersebut sepakat secara aklamasi memlihnya kembali. Menariknya, selama proses Musda, berlangsung serba kilat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Pimpin Bhakti Penganyar di Pura Giri Salaka Alas Purwo

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya pimpin persembahyangan Bhakti Penganyar Jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan di Pura Giri Salaka Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Jumat (12/9). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.