Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Duh..! Saat Pandemi Gelar Pesta Narkoba, Dari Kaur Desa, Pembina STT dan Residivis Narkoba Diciduk

Bali Tribune / Ilustrasi - ist
balitribune.co.id | Singaraja - Ditengah pandemi corona virus (Covid-19), publik Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt dikejutkan dengan penggerebegan terhadap sejumlah orang yang diduga tengah menggelar pesta narkoba. Mereka dibekuk bersama barang bukti saat tengah asyik berpesta disebuah rumah kos. Yang mengejutkan, tak hanya membekuk residivis narkoba yang baru keluar dari sebuah LP di Kalimantan berinisial NA, seorang Kaur Desa Pengastulan berinisial MB serta seorang pembina Sekaa Truna Truni (STT) desa adat setempat berinisal PG ikut diamankan bersama seorang wanita. Peristiwa penggerebegan terjadi Jumat (8/5) sekitar pukul 18.00 wita. 
 
Saksi mata ditempat kejadian menyebutkan, aparat yang diduga dari badan anti narkotika Provinsi Bali itu melakukan penangkapan sekitar pukul 18.00 wita. Selain  mengamankan sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk melakukan pesta narkoba, sejumlah paket narkoba yang diduga sabu-sabu ikut diamankan. "Kami kaget dengan penangkapan warga yang tengah menggelar pesta narkoba di desa kami (Pengastulan,red), padahal kami tengah gencarnya berperang dengan Covid-19," ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
 
Bahkan setelah ditelusuri berdasar informasi, banyak warga yang sudah terjebak dengan barang haram ini dari berbagai kalangan.Termasuk disebutnya, dari kelas masyarakat minim penghasilan hingga menengah.
 
"Kami sesalkan kampung kami sudah dijuluki kampung narkoba. Dengan adanya penangkapan ini kami berharap aparat tidak nanggung, tangkap semua yang terlibat agar kampung kami bersih dari urusan seperti itu," ujarnya geram.
 
Kepala Desa Pengastulan, I Ketut Yasa, saat dikonfirmasi, membenarkan penangkapan itu. Namun menurutnya, ia tidak bisa bicara banyak mengingat saat penggerebegan hanya diminta untuk menjadi saksi.
"Kalau soal siapa yang menangkap saya tidak tahu pasti yang jelas itu aparat dari Denpasar. Termasuk yang ditangkap salah satu staf desa kami," terang Yasa.
 
Pengakuan yang sama disampaikan Klian Adat Desa Pengastulan Jro Mangku Sadra. Bahkan dia menyayangkan warganya ada yang terjebak dengan kasus narkoba sehingga mencoreng nama desa sendiri.
"Sangat disayangkan dan kami merasa prihatin ada warga yang ditangkap gara-gara memakai narkoba," ujarnya.
 
Jro Mangku Sadra mengaku diminta datang untuk jadi saksi saat penggerbegan berlangsung yang mengamankan tiga pria dan satu wanita itu.
"Tiga pria itu warga kami sedang yang perempuan kami tidak tahu siapa dia," ucapnya.
 
Sementara dikonfirmasi terpisah terkait penangkapan tersebut, Kepala BNNK Buleleng, AKBP Gede Astawa, membenarkan. Hanya saja ia mengaku tidak tahu detilnya karena yang menangkap dari BNN Provinsi Bali.
"Yang jelas itu (penangkapan,red) dari provinsi bukan kami," tandasnya.
wartawan
Khairil Anwar
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.