Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dukung Pemanfaatan Mes Guru

PAUD
HANCUR - Kondisi bangunan mes guru SD 4 Tamanbali yang hancur.

BALI TRIBUNE - Beberapa mes guru  di Bangli  berdiri di atas tanah milik desa pakraman dan kini dalam kondisi rusak. Karena tidak dimanfaatkan dan dianggap membahayakan kesematan warga, maka tidak sedikit  desa pakraman berharap bisa memanfaatkan lahan mees guru. Keinginan  pihak desa pakraman tersebut didukung oleh Bupati Bangli I Made Gianyar.

”Kita siap menyerahakan asset berupa mes guru yang notebene milik Pemkab Bangli, kepada pihak desa,” ujar Made Gianyar, Minggu (11/3). Kata Made Gianyar, asalkan pemanfaatanya untuk kepentingan desa dan masyarakat umum, penyerahan asset tersebut diharapkan bisa mendukung kegiatan di desa, seperti untuk  Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Bupati Made Gianyar mengungkapkan, aset berupa mes guru tidak jadi masalah bila diserahkan kepada pihak desa. Pihaknya sangat mendukung bila ada pihak-pihaknya yang mengajukan penggunaan mes tersebut. Ia berasumsi kalau mes yang sudah tidak dimanfaatkan itu diserahkan pada desa akan jauh lebih produktif, baik pemanfaatan ataupun pemeliharaanya. Penyerahan aset bisa saja dalam bentuk hak guna pakai atau hibah. Kalau hibah harus melalui persetujuan DPRD Bangli.

Kata Bupati Made Gianyar, di beberapa lokasi aset mes guru sudah diserahkan pada pihak desa, ada yang dimanfaatkan untuk gedung Bumdes, ada pula untuk gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dicontohkan, mes yang sudah diserahkan ke Desa Dausa dan Desa Katung. Bila digunakan dimanfaatkan untuk Bumdes, nantinya pemerintah akan membantu dalam penyertaan modal.

Diberitakan sebelumnya kondisi guru SDN 4 Tamanbali, di Banjar Jelekungkang, Desa Tamanbali, Kecamatan Bangli dalam kondisi rusak parah. Hampir puluhan tahun mees yang terdiri dari dua unit bangunan itu tidak dimanfaatkan. Kepala Dusun Jelekungkang Komang Sutrisna mengungkapkan, lahan bangunan mes guru milik Desa Pakraman Jelekungkang. Untuk pemanfaatanya sendiri statusnya hak guna pakai. Mes dibangun 1978. Bangunan tersebut sudah diajukan untuk  dihapuskan, namun sampai saat ini belum ada kejelasan. “Kalau sudah ada penghapusan, rencananya di lokasi akan dimanfaatkan untuk gedung PAUD, selama ini untuk aktifitas PAUD di bale banjar,” sebutnya.

wartawan
Agung Samudra
Category

Kemenpar Sebut Pariwisata Makin Kuat Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia mengajak sama-sama mendukung perkembangan pariwisata Indonesia agar dampaknya lebih terasa. Mengingat pada tahun 2026 ini triwulan I 2026, devisa pariwisata mencapai USD 4,05 miliar atau setara Rp68,28 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Waspada Emas Hasil Kejahatan, Polda Bali Minta Pedagang Wajib Periksa KTP Penjual

balitribune.co.id | Denpasar - Para pedagang emas (pengamplung) di Bali diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan agar tidak membeli emas hasil tindak kejahatan. Saat melakukan transaksi, pedagang diminta tegas meminta identitas diri dari pihak penjual.

Baca Selengkapnya icon click

Semangat Berbagi, Telkomsel Salurkan Hewan Kurban Iduladha 1447 H

balitribune.co.id | Jakarta - Sejalan dengan momen Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Telkomsel kembali menyalurkan bantuan hewan kurban kepada masyarakat melalui program CSR Sambungkan Senyuman di berbagai wilayah Indonesia yang merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Telkomsel dalam menghadirkan dampak sosial yang nyata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Imbas SK Mandek Bantuan Dana Macet, Desa Adat Banyuasri Somasi MDA Bali

balitribune.co.id | Singaraja - Desa Adat Banyuasri, Kecamatan Buleleng, resmi melayangkan somasi kepada Bendesa Agung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali. Langkah hukum ini diambil lantaran belum diterbitkannya Surat Keputusan (SK) penetapan dan pengukuhan Kelian Adat beserta Prajuru Desa Adat Banyuasri untuk periode 2022–2027.

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Tetap Usut Kasus Penganiayaan Oknum Anggota DPRD Klungkung

balitribune.co.id | Gianyar  - Meskipun dikabarkan telah ada pencabutan laporan dan kesepakatan damai, kasus dugaan pemukulan yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Klungkung terhadap seorang sopir kini memasuki babak baru. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gianyar menegaskan tetap mendalami kasus ini dengan meminta keterangan saksi dan mengumpulkan barang bukti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.