Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Duuh, Anak Autis Jadi Korban Penganiayaan Tetangga

Pundak korban mengalami luka-luka diduga karena dianiaya tetangganya. (ray)

Denpasar, Bali Tribune

Seorang anak berinisial K (12) diduga menjadi korban penganiaayan pria bernama Nanto, yang tak lain adalah tetangga kosnya di Jalan Raya Pemogan Gang Soka Kepaon, Denpasar Selatan (Densel). Kejadiannya sendiri berlangsung pada Jumat (31/03/2017) pukul 20.30 Wita lalu.

Akibat kejadian itu, korban yang juga mengidap autis ini mengalami luka pada bagian dahi dan pundak kiri. Kedua orang tua korban, Arifin - Yanti Oktavia pada Minggu (02/04/2017) siang, menceritakan, saat bermain dengan anak pelaku di rumahnya, tiba-tiba saja K didorong dan ketika terjatuh dipukuli oleh pria yang berprofesi sebagai pedagang sayur keliling ini.

Kejadian tersebut diketahui oleh seorang tetangga bernama Ibu Eva. “Memang kami tidak melihat langsung kejadian itu, tetapi ada tetangga yang mengaku melihat kejadian itu dan siap menjadi saksi,” ungkap Arifin. Pasca kejadian tersebut, Arifin telah mendatangi pelaku untuk menanyakan hal tersebut. Namun pelaku mengatakan korban terjatuh sendiri.

Sementara istri pelaku, justru menantang kedua orang tua korban untuk melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian. “Kalau memang anak saya jatuh, tidak mungkin luka-lukanya sampai parah begini. Apalagi sampai ada luka di bagian belakang. Katanya jatuh arahnya ke depan. Kalau luka di bagian dahi, masih masuk akal,” ujar pria asal Makasar, Sulawesi Selatan ini.

Sementara, Ibu Eva kepada Bali Tribune menjelaskan, saat itu ia melihat Pak Nanto mengejar korban dari dalam halaman rumahnya lalu mendorong kepala korban yang mengakibatkan korban terjatuh. Pada saat korban terjatuh itulah pelaku memukul korban. “Saya lihat sendiri, dia (Pak Nanto, red) mengejar lalu mendorong dan memukul anak ini,” tuturnya.

Kedua orang tua korban sempat melapor ke Mapolsek Denpasar Selatan. Namun, disarankan untuk visum ke RSUP Sanglah. Bersama kuasa hukum, Siti Sapurah, SH, orang tua korban telah melaporkan dugaan penganiayaan anak di bawah umur ini ke Mapolda Bali. “Tadi ibunya sudah di-BAP petugas,” ungkap Ipung, panggilan akrab dari pengacara tersebut.*

wartawan
Bernard MB

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.