Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Fasilitasi Sosialisasi Kuburan Umat Kristiani di Batupulu, Pj Bupati Buleleng Minta Masyarakat Jaga Toleransi

Bali Tribune / sosialisasi berita acara kesepakatan antara banjar adat batupulu dan perwakilan gereja paroki santo paulus singaraja dibalai banjar setempat, Selasa (26/3).

balitribune.co.id | SingarajaPenjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana hadir dalam sosialisasi berita acara kesepakatan antara banjar adat batupulu dan perwakilan gereja paroki santo paulus singaraja dibalai banjar setempat, Selasa (26/3). Pj Bupati meminta agar masyarakat banjar adat batupulu menjaga toleransi antar umat beragama serta bangga menjadi masyarakat Buleleng.

Didampingi Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi, Kasdim 1609/Buleleng, Kepala Badan Kesbangpol , Camat Sukasada, Perbekel Panji Anom, dan Kelian Banjar Adat Batupulu, Pj Bupati Ketut Lihadnyana membacakan poin-poin yang tertulis dalam berita kesepakatan tertanggal 31 Januari 2024. Dalam berita cara tersebut pihak perwakilan gereja paroki santo paulus singaraja harus memenuhi tuntutan warga  meliputi permintaan maaf secara terbuka kepada krama banjar adat batupulu desa adat panji karena dalam proses pemanfaatan dan pembangunan kuburan belum melakukan sosialisasi menyeluruh,  mengadakan upacara guru piduka ditempat kuburan umat katolik sesuai kepercayaan banjar adat batupulu termasuk membuat penyengker secara niskala di tanah kuburan tersebut, upacara guru piduka dan lainya diserahka sepenuhnya kepada banjar adat batupulu baik menyangkut waktu dan tata cara pelaksanaannya. Sedangkan biaya upacara tersebut ditanggung oleh pemerintah kabupaten Buleleng, pihak perwakilan gereja paroki santo paulus singaraja juga harus berjanji untuk tidak memperluas kuburan tersebut. Serta pihak perwakilan gereja paroki santo paulus singaraja memberikan pemberitahuan jika ada kegiatan operasional kepada pihak banjar adat batupulu.

Pj Bupati Buleleng Lihadnyana mengingatkan agar kedua belah pihak dapat menjaga keamanan, ketentraman, stabilitas dan toleransi antar umat beragama di wilayah banjar adat batupulu desa panji anom. “Atas nama pemerintah kabupaten Buleleng meminta agar masyarakat menyelesaikan permasalahan ini karena ini hari baik. Saya juga mengajak agar masyarakat Buleleng untuk bangga, merasa memiliki dan menjaga, dan tentram sehingga saya sebagai penjabat bupati berupaya membangun Buleleng kearah lebih maju kedepan,”ujarnya.

Sementara pada paruman itu, Perwakilan Gereja Paroki Santo Paulus Singaraja RD Agustinus Bere Lau menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan yang menimbulkan ketidaknyamanan terhadap warga setempat. “Kiranya kedepan kita bisa bersama-sama membangun komunikasi yang baik demi satu tujuan menjaga kerukunan, kedamaian di Buleleng yang kita cintai ini,”terangnya.

Dalam sosialisasi masyarakat yang hadir menyetujui keberadaan kuburan tersebut. Namun operasional baru dapat dilaksanakan setelah menggelar upakara guru piduka atau permohonan maaf secara Agama Hindu. “Saya dan warga sudah tidak keberatan dengan adanya pekuburan itu, namun jangan dulu melakukan kegiatan. Saya harap ayo kita koordinasi, jenis upacaranya apasaja, supaya tidak percuma. Ayo kita rembug berkaitan upacaranya,” ucap Kelian Banjar Adat Batupulu I Ketut Yasa.

Selanjutnya, terkait upakara yang harus dilakukan, pihak banjar adat Batupulu akan berkoordinasi secara internal. Hadir dalam kesempatan tersebut prajuru adat, tokoh agama, dan warga banjar adat batupulu desa panji anom.

wartawan
CHA
Category

Logo Baru Honda Fans Bali, Padukan Spirit Jalak Bali dan Energi Modern Gen Z

balitribune.co.id | Denpasar – Honda Fans Bali, komunitas resmi pecinta sepeda motor Honda di bawah naungan Astra Motor Honda Bali, resmi meluncurkan identitas visual terbaru sebagai bagian dari penguatan arah strategis komunitas ke depan. Mengusung semangat “Terbang Tinggi, Melaju Bersama”, identitas ini merefleksikan komitmen Honda Fans Bali dalam menyatukan nilai budaya lokal dengan semangat modern generasi muda.

Baca Selengkapnya icon click

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.