Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hasil Kunker Pansus Bendega ke Jembrana - Bendega Keluhkan Hotel Tak Beri Areal Parkir Jukung

DPRD
DIALOG -- Pansus Bendega DPRD Provinsi Bali saat dialog bersama Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jembrana, Ketua HNSI Kabupaten Jembrana, serta para Bendega se-Kabupaten Jembrana.

BALI TRIBUNE - Ketua Pansus Bendega DPRD Provinsi Bali, Gusti Putu Budhiarta, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Jembrana, Jumat (18/8) lalu. Pada kesempatan tersebut, Budhiarta didampingi anggota Pansus dan Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Bali serta Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. 

Mereka diterima di PPN Pengambengan Jembrana, oleh Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jembrana, serta Ketua HNSI Kabupaten Jembrana. Hadir pula pada kesempatan tersebut, para Bendega se-Kabupaten Jembrana. "Secara umum, para Bendega banyak mengeluh terkait keberadaan hotel yang berada di pinggir pantai karena tidak memberikan ruang kepada para Bendega untuk memarkir jukungnya," jelas Budhiarta, usai pertemuan tersebut. 

Selain itu, kata politisi PDIP itu, para Bendega di Kabupaten Jembrana juga menaruh harapan besar dengan dibentuknya Perda Bendega. Mereka berharap, Perda ini nantinya dapat memberikan perlindungan kepada para Bendega yang berada di wilayah Kabupaten Jembrana. "Para Bendega juga sepakat mendukung untuk secepatnya Ranperda Bendega ini ditetapkan menjadi Perda," kata Budhiarta, yang juga anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bali. 

Seperti diketahui, Ranperda Bendega saat ini tengah dibahas DPRD Provinsi Bali melalui Pansus yang dinahkodai Budhiarta. Ranperda ini sengaja dimunculkan, mengingat selama ini belum ada payung hukum di daerah yang secara khusus dihadirkan untuk melindungi dan melestarikan Bendega.

wartawan
San Edison
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.