Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hujan Lebat dan Tanah Longsor, Pura Bale Agung Tertimbun Longsor Warga Cangwang Terisolir 18 Jam

Bali Tribune / LONGSOR - Petugas bersama warga Banjar Dinas Cangwang membersihkan material longsoran yang menimbun akses jalan utama warga setempat

balitribune.co.id | Amlapura - Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah di Kabupaten Karangasem selama sepekan terakhir mengakibatkan longsor disejumlah tempat. Di Desa Bunutan, Kecamatan Abang, bencana longsor terjadi di beberapa titik, diantaranya yang terparah terjadi di Banjar Gulinten, dimana tebing setinggi 25 meter longsor dan menimpa bangunan Pura Bale Agung yang berada persis dibawahnya.

Bendesa Adat Gulinten, I Ketut Sujana, kepada media ini Minggu (7/2/2021) mengatakan, hingga saat ini warganya masih bergotong royong secara swadaya membersihkan material longsoran yang menimbun beberapa bagian pura, kendati dengan peralatan seadanya. “Kejadian longsor ini terjadi pada hari Jumat sore, dimana sebelumnya terjadi hujan yang sangat lebat, sehingga mengakibatkan tebing di sebelah pura ini longsor,” ungkapnya.

Longsoran tebing itu selain merusak bagian bangunan penyengker dan atap Pura Bale Agung, juga menghancurkan bangunan senderan tebing itu sendiri. Dikatakannya, bangunan senderan tebing di belakang pura itu sendiri dibangun secara swadaya oleh masyarakat sekitar Tahun 2015 lalu, namun saat ini bangunan senderan tersebut sudah ambruk bersama longsoran.

“Ini harus segera disender lagi, kalau tidak segera, kami khawatir nanti terjadi longsor lagi karena sekarang memasuki musim hujan. Nah kami warga Banjar Gulinten memohon bantuan dari pemerintah untuk perbaikan atau pembangunan senderan yang ambruk itu,” pintanya.

Selain di Banjar Dinas Gulinten,  bencana longsor juga terjadi di beberapa titik di Banjar Dinas Cangwang dan banjar lainnya di Desa Bunutan,  Kecamatan Abang. Longsor terparah terjadi di jalan utama menuju Banjar Cangwang, dimana tebing di sisi kiri jalan longsor dan menimbun akses jalan warga. Akibatnya warga di Banjar Cangwang terisolir selama hampir 18 jam.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa bersama anggota TRC serta Babinkamtibmas dan Babinsa serta masyarakat banjar setempat berjuang keras untuk mengevakuasi gunungan material longsoran dengan peralatan seadanya. “Ini memakan waktu yang cukup lama, karena penanganan kita laksanakan secara manual. Tapi saat ini akses jalan sudah berhasil kita buka dan sudah bisa dilintasi oleh pejalan kaki dan sepeda motor,” sebutnya.

Proses evakuasi material longsoran memang terpaksa dilakukan secara manual dengan peralatan seadanya, karena sulitnya mendatangkan alat berat ke lokasi kejadian longsor akibat medan yang sulit dan tanah yang labil. “Ada beberapa titik longsoran yang terjadi, tapi yang terparah itu yang ini pak. Warga kami tidak bisa lewat karena ini satu-satunya akses jalan warga kami,” kata I Wayan Eka Widnyana, Kadus Cangwang.

Selain akses jalan warga menuju ke Banjar Dinas Cangwang, badan jalan provinsi yang menghubungkan Sega dengan Banjar Bunutan dan Amed juga longsor. Kondisi jalan tersebut kini cukup membahayakan, karena di sisi kanan jalan tersebut merupakan jurang sedalam 100 meter. Sementara itu, untuk mengindari pengendara sepeda motor atau mobil yang melintas terperosok kedalam jurang, warga di Desa Bunutan memasang tanda pembatas jalan dan tanda bahaya seadanya,  di sisi bahu jalan yang longsor. Warga khawatir curah hujan yang tinggi dan pergerakan tanah bisa memutuskan akses jalan karena longsor.

wartawan
Husaen SS.
Category

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pascaledakan Trotoar di Darmasaba, Aroma Bensin Masih Tercium

balitribune.co.id I Mangupura - Kondisi pascaledakan trotoar di kawasan Jalan Darmasaba, Banjar Menesa, Kecamatan Abiansemal, Badung, masih menyisakan kekhawatiran bagi warga sekitar. Hingga Rabu (22/4/2026), bau bensin dilaporkan masih tercium cukup menyengat, terutama di area saluran drainase.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Teken Kerja Sama PSEL, Ubah Sampah Menjadi Listrik

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung mengambil langkah besar dalam menangani volume sampah di kawasan pariwisata dengan beralih ke teknologi modern. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Abrasi Kian Parah, Warga Pesisir Monggalan Terdampak Dibantu Bedah Rumah

balitribune.co.id I Semarapura - Makin parahnya abrasi di pesisir pantai Monggalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, dikhawatirkan menggerus kawasan itu makin jauh ke daratan. Sejumlah warga yang masih tinggal di kawasan itu terpaksa harus bertahan diselimuti rasa cemas, sembari berharap pemerintah segera turun tangan membuat tanggul. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.