Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

I Made Sukerana Salurkan 1.123 Paket Bantuan Sembako GMT di Kecamatan Bebandem

Bali Tribune / I Made Sukerana bersama Koordinator Lapangan Semeton GMT serta dua Wakil KEtua DPRD Karangasem saat menyerahkan bantuan kepada 26 dadia di Kecamatan Bebandem.

balitribune.co.id | Amlapura - Melanjutkan penyaluran bantuan di Desa Sibetan, Desa Macang, Desa Budakeling Kecamatan Bebandem dan Desa Ababi Kecamatan Abang, Semeton GMT Jumat (31/7/2020) kembali menyalurkan sebanyak 1.123 paket Sembako dengan menyasar 26 Dadia yang terdampak Covid 19 di empat desa tersebut.

Penyaluran bantuan dari keluarga besar GMT tersebut dilaksanakan oleh mantan Wakil Bupati Karangasem, I Made Sukerana, Wakil Ketua I DPRD Karangasem, I Nengah Sumardi, Wakil Ketua III DPRD Karangasem, I Wayan Parka dan Ketua Fraksi Nasdem DPRD Karangasem, I Gusti Ngurah Gede Subagiartha (Gus Ode). Bantuan diserahkan secara simbolis dan diterima oleh masing-masing klian dadia, yang mana hari itu juga bantuan langsung dibagikan kepada warga pengempon dadia.

Usai menyerahkan bantuan, I Made Sukerana menyampaikan jika sudah hampir 140.000 paket bantuan sembako yang telah disalurkan secara merata kepada masyarakat diseluruh kecamatan di Karangasem. “Setiap harinya ribuan paket sembako disalurkan oleh keluarga besar GMT kepada masyarakat Karangasem yang tengah membuthkan. Ini sebagai wujud kepedulian GMT terhadap kondisi sulit yang tengah dialami masyarakat Karangasem,” ungkapnya.

Untuk penyaluran bantuan ribuan paket sembako tersebut, Semeton GMT selama ini banyak dibantu oleh anggota DPRD Karangasem yang berasal dari daerah dimana bantuan sembako tersebut akan disalurkan. Ini menurutnya untuk memudahkan dan mempercepat penyaluran sehingga bisa diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sementara Koordinator Lapangan GMT yang juga Ketua Fraksi Nasdem, DPRD Karangasem, I Gusti Ngurah Gede Subagiartha, mengatakan hingga saat ini masih ada banyak dadia di sejumlah kecamatan di Karangasem yang belum tersentuh bantuan GMT. Pihaknya menargetkan seluruh kepala keluarga di Karangasem bisa tersaluri bantuan Sembako, sehingga bantuan bisa tersalurkan secara merata.

“Ada beberapa usulan bantuan yang sedang kami proses. Begitu siap secepatnya kami akan salurkan sehingga bisa diterima masyarakat,” ujar tokoh pemuda Karangasem yang juga Ketua Karang Taruna Kabupaten Karangasem ini. Pihaknya berharap bantuan yang diberikan itu bisa bermanfaat setidaknya bisa membantu masyarakat mencukupi kebutuhan pangan untuk beberapa hari kedepan.

wartawan
Husaen SS.
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.