Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jaga Stabilitas Harga Jelang Hari Raya, Pemkab Karangasem Gelar Pasar Gotong Royong Krama Bali

Bali Tribune/PANTAU - Bupati I Gede Dana bersama Wabup Wayan Artha Dipa memantau pasar gotong royong di Lapangan Budaya Chandra Buana.
balitribune.co.id | Amlapura - Bupati Karangasem I Gede Dana menghadiri Kegiatan Pasar Gotong Royong Krama Bali (PGRKB) yang bertempat di Lapangan Taman Budaya Candra Buana Karangasem, Rabu (21/4/2021). Pasar Gotong Royong Krama Bali ini digelar dalam rangka menjamin dan menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan. 
 
Dengan digelarnya PGRKB diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memperoleh barang dengan harga yang lebih murah. “Ada dua hari raya besar yang akan datang. Hari Raya Kuningan dan Idul Fitri. Saya berharap kehadiran pasar gotong royong ini dapat meringankan beban masyarakat yang khawatir naiknya harga kebutuhan jelang hari raya,” ucap Gede Dana didampingi Wabup Artha Dipa, Sekda Sedana Merta dan seluruh Kepala OPD se-Kabupaten Karangasem saat meninjau aktifitas PGRKB.
 
Bupati Gede Dana mengatakan, pandemi Covid-19 telah berdampak secara ekonomi dan sosial yang mengakibatkan menurunnya pemasaran produk pertanian, perikanan dan industri lokal masyarakat Bali pada umumnya dan Karangasem pada khususnya. Pasar Gotong Royong di Kabupaten Karangasem adalah bentuk dukungan Pemerintah Daerah dalam mensukseskan implementasi program Pemerintah Provinsi dalam membangun pertanian yang berbasis pada petani lokal. Sesuai dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Karangasem melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, Bupati Gede Dana mengajak seluruh OPD untuk dapat berinovasi mewujudkan Karangasem Era Baru yang Pradnyan,Kertha,Shanti dan Nadi (Prakerthi Nadi).
 
Lewat kegiatan PGRBK juga diharapkan dapat meningkatkan kepedulian pegawai dan karyawan serta kesadaran masyarakat secara bergotong royong membantu petani, nelayan, pengrajin, dan pelaku UMKM. "Selain menstabilkan harga bahan pokok, penyelenggaraan pasar gotong royong ini bertujuan agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok yang lebih murah. Apalagi di situasi Pandemi seperti sekarang ini,  membuat ekonomi masyarakat turun," ucap Bupati Gede Dana.
 
Bupati Gede Dana menegaskan, dirinya bersama Disperindag akan terus memantau harga di pasar tradisional. Menurutnya, kenaikan harga di pasar, dimungkinkan karena adanya kelangkaan barang atau salah satu bahan pokok. Namun, Ia melihat kenaikan harga di pasar masih tergolong normal dan tidak serta merta melonjak tinggi. Jadi masih bisa diperkirakan kapan akan terjadi kenaikan dan penurunan harga. "Mudah-mudahan di hari-hari besar ini, tidak ada oknum yang memainkan harga. Jangan sampai di situasi seperti ini masyarakat merasa dibebani dengan kenaikan harga bahan pokok," imbuhnya.
 
Bupati Gede Dana juga menyebutkan, bahwa Pasar gotong royong ini masih akan dikaji dan dipantau kembali. Jika dipasaran harga tidak stabil, tidak menutup kemungkinan pemerintan akan menyelenggarakan kegiatan yang sama lagi di tiap-tiap kecamatan sekali hingga dua kali dalam sebulan. “Biar tidak hanya di Kota saja, kita nanti bisa usulkan untuk diselenggarakan juga di desa-desa seperti Seraya atau di kecamatan-kecamatan, seperti di Kecamatan Kubu,” tutupnya.
wartawan
Husaen
Category

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinas Pertanian Buleleng Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis, Ribuan Dosis Vaksin Masih Tersisa

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Buleleng melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) terus mengintensifkan pelayanan vaksinasi rabies sebagai upaya rutin melindungi kesehatan hewan dan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Kekurangan 15 Ribu Lampu Penerangan Jalan

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mencatat kekurangan sekitar 15.000 unit lampu penerangan jalan (LPJ) pada ruas jalan kabupaten. Kekurangan tersebut terungkap berdasarkan evaluasi terhadap data sebaran LPJ yang dibandingkan dengan kebutuhan ideal dalam masterplan.

Baca Selengkapnya icon click

WFH Jumat di Denpasar, Layanan Publik Tetap Normal

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat mulai 10 April 2026. Meski demikian, seluruh sektor pelayanan publik dipastikan tetap beroperasi normal di kantor (Work From Office/WFO) guna menjamin kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.