Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Nataru 2021, Destinasi Wisata Dibuka Kembali

Bali Tribune/ DIBUKA KEMBALI - Setelah ditutup selama 8 bulan karena dampak pandemi Covid-19, Garuda Wisnu Kencana dibuka kembali menjelang Nataru
Balitribune.co.id | Badung - Sebentar lagi masyarakat akan menikmati libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 ditengah pandemi Covid-19. Sejak pandemi global ini merebak di Pulau Dewata, destinasi-destinasi wisata pun ditutup untuk tidak menerima kunjungan. Hal ini guna memutus rantai penyebaran wabah global tersebut. 
 
Diberlakukannya adaptasi kebiasaan baru ditengah pandemi, pemerintah berangsur-angsur mengizinkan destinasi wisata dibuka kembali menerima kunjungan wisatawan. Kebijakan itu untuk membangkitkan kembali roda perekonomian di industri pariwisata. 
 
Salah satunya adalah kembali dibukanya destinasi primadona yang menjadi ikon pariwisata Bali yang berada di kawasan Kuta Selatan Kabupten Badung ini dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Diharapkan, destinasi yang memiliki patung tertinggi ketiga didunia ini akan mampu memikat kunjungan wisatawan domestik ke Bali jelang libur akhir tahun.
 
Setelah sempat ditutup lebih dari 8 bulan,  kini kawasan wisata dengan ikon patung Garuda Wisnu Kencana setinggi 121 meter di Puncak Bukit Ungasan Badung kembali dibuka untuk umum. Pengunjung diminta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti diwajibkan memakai masker, cuci tangan, pengecekan suhu tubuh, jaga jarak serta jumlah pengunjung yang dibatasi.
 
Berbeda dari sebelumnya, di situasi pandemi yang belum usai ini, atraksi pertunjukkan masih belum digelar pihak pengelola. Dari penuturan sejumlah wisatawan, umumnya mengaku sangat rindu ingin jalan-jalan ke tempat ini karena sudah jenuh berdiam diri di rumah. Demikian disampaikan Ana Damayanti dan Egi Gilang Ramadan saat berkunjung di destinasi setempat beberapa waktu lalu.
 
Dalam sehari diawal dibukanya destinasi ikonik ini tercatat sudah 700 lebih pengunjung yang datang dari sejumlah daerah di Tanah Air. Pelaksanaan protokol kesehatan di tempat ini mengacu pada sertifikasi tata kelola daerah tujuan wisata di masa pandemi Covid-19. Di sejumlah titik lokasi terpantau telah tersedia tempat cuci tangan portabel maupun cairan penyanitasi tangan. 
wartawan
Ayu Eka Agustini

Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Karangasem Meningkat Dua Kali Lipat

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem mencatat total kasus gigitan HPR utamanya anjing liar yang ditangani seluruh Posko Rabies Centre (PRC) yang ada di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Karangasem dari Bulan Januari hingga April 2026 mencapai 3.379 kasus gigitan.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Bokor Perak, Wanita Asal Desa Sakti Nusa Penida Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Jalak Nusa Unit Reskrim Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian barang-barang sakral berupa bokor, dulang, dan kapar yang terjadi di wilayah Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Klungkung Bubarkan Aksi Balap Liar di Pesinggahan

balitribune.co.id I Semarapura - Personel Polres Klungkung bersinergi dengan Polsek Dawan membubarkan aktivitas balap liar di Jalan Raya Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). Pembubaran dilakukan mengingat aktivitas balap liar tersebut telah membahayakan dan meresahkanmasyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Tinjau Pasar Barat dan Timur Amlapura, Tegaskan Pentingnya Kebersihan dan Ketertiban Parkir

balitribune.co.id | Amlapura - Usai mengikuti kegiatan Car Free Day, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) turun langsung meninjau kondisi Pasar Barat dan Pasar Timur Amlapura, Minggu (17/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kresna Budi Sebut Pansus TRAP Kebablasan

balitribune.co.id | Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, melontarkan kritik tajam terhadap arah kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Aksi Pansus yang belakangan gencar menutup sejumlah unit usaha karena dinilai melanggar tata ruang, dianggapnya keliru karena belum menyentuh persoalan yang mendesak bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.