Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Puncak Karya, Ida Bhatara Pura Goa Lawah Katuran Melasti


Puncak Karya Padudusan Agung di Pura Goa Lawah berlangsung pada rahina Anggarkasih Medangsia, Selasa (15/1) hari ini. Tampak, ritual nedungang Ida Bhatara ring Pura Goa Lawah serangkaian prosesi ritual melasti pada,Minggu (13/1) lalu.

 BALI TRIBUNE - Puncak karya Padudusan Agung di Pura Goa Lawah Klungkung berlangsung pada rahina Anggarkasih Medangsia,Selasa (15/1) hari ini. Serangkaian dengan prosesi dimaksud, Minggu (13/1) lalu dilaksanakan ritual melasti, mapepada lan ngaturang pakelem di Segara Goa Lawah. Disela-sela rangkaian ritual tersebut,Bendesa Pura Goa Lawah dr. Bagus Darmayasa menjelaskan, guna lancarnya pelaksanaaan ritual dimaksud, panitia karya dibantu pengempon pura telah melakukan berbagai kegiatan. Kegiatan dimaksud ungkap dr.Darmayasa diantaranya, nyujukang taring, ngunggahang sunari, nyuci serta nuhur tirtha di sejumlah Pura Sad Khayangan yang ada di Bali.  Lebih jauh  dr. Bagus Darmayasa menjelaskan, rangkaian prosesi puncak karya Padudusan Agung di Pura Goa Lawah dipuput 2 orang sulinggih yakni, Ida Pedanda Istri Anom Keniten dari Gria Jumpung Anyar Dawan Kelodan serta Ida Pedanda Budha Wayan Darma Sogata dari Gria Wanasari,Karangasem. Bendesa dr.Darmayasa menambahkan, rangkaian karya Padudusan Agung di Pura Goa Lawah ini diikuti dengan prosesi pawintenan secara massal. Prosesi penyineban dijadwalkan berlangsung pada 22 Januari 2019. Sebelum itu, Ida Bhatara ring Pura Goa Lawah katuran penganyar yang berlangsung nyejer (berturut-turut,red) 7 hari. Mengingat pelaksanaan karya dimaksud, bagi umat se-dharma yang akan melangsungkan ritual nyegara gunung di Pura Goa Lawah diharapkan untuk menunda hingga rangkaian upacara di pura dimaksud usai. “Bagi umat yang akan melangsungkan ritual nyegara gunung di Pura Goa Lawah dimohon   untuk mencari waktu lain setelah Karya Padudusan Agung selesai," ucap dr. Darmayasa.  Pada kesempatan yang sama dr.Darmayasa menyampaikan, selama prosesi berlangsung, para wisatawan yang  berkunjung ke Pura Goa Lawah hanya diperkenankan memasuki hingga  ke madya mandala (halaman tengah,red) Pura. Selain itu, agar pelaksanaan persembahyangan berjalan lancar, pihak panitia menerapkan sistem antrian mempergunakan kartu . Bagi pemedek, kartu antrian dapat diperoleh dari petugas Pecalang yang standby di pintu masuk Pura. “Kita ingin, semua pemedek bisa melakukan persembahyangan dengan baik dan lancar serta tenang,” tutup dr.darmayasa. 

wartawan
Ketut sugiana
Category

Sanur Metangi 2026 Angkat Tradisi Ogoh-Ogoh dan Pariwisata, Wali Kota Denpasar Beri Apresiasi

balitribune.co.id | Denpasar - Tradisi Ogoh-Ogoh di kawasan Sanur, Denpasar kembali dikemas secara lebih kreatif melalui event Sanur Metangi 2026 dalam rangka menyambut Tahun Baru Saka 1948. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan parade Ogoh-Ogoh, tetapi juga berbagai rangkaian kegiatan budaya dan pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.