Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Karya Agung Danu Kerthi, Ribuan Warga Batur Padati Segara Watu Klotok

Bali Tribune / MELASTI - Ribuan warga Batur Kintamani Bangli melaksanakan melasti di Segara Watu Klotok, Klungkung.

balitribune.co.id | Semarapura - Ribuan warga tumpah ruah mengikuti prosesi melasti ke Pantai Watu Klotok, serangkaian Karya Agung Danu Kerthi, Rabu (11/10). Prosesi ini sebagai bentuk ucapan terima kasih atas anugerah yang diberikan oleh Sang Pencipta serta mendoakan semesta agar selalu berlimpah kesalamatan dan kedamaian.

Iring-iringan melasti Ida Bhatara Sakti Batur berangkat pada pukul 07.00 Wita dari Pura Ulun Danu Batur. Ribuan warga menempuh jarak sekitar 45 kilometer, untuk sampai ke lokasi melasti di Pantai Watu Klotok Klungkung. Suasana sakral sangat terasa, ketika iring-iringan jempana Ida Bhatara Sakti Batur tiba di Pantai Watu Klotok sekitar pukul 11.00 Wita.

Pangemong Pura Ulun Danu Batur yang juga Manggala Prawartaka Karya, Jero Gede Batur Duhuran mengatakan, upacara melasti ini masih serangkaian Karya Agung Danu Kerthi, Tawur Agung Labuh Gentuh, Meras Danu lan Gunung, Bakti Pakelem ring Segara lan Puncak Gunung Batur, Mapaselang lan Mapadanan.

"Upacara ini rutin digelar selama 5 tahun sekali," ujar Jero Gede Batur Duhuran saat ditemui di Pantai Watu Klotok, Rabu (11/10).

Jero Gede mengatakan secara niskala upacara tersebut sangat terkait dengan upaya menjaga keharmonisan alam, sebab Danau Batur merupakan sumber air yang sangat sentral bagi Bali. Secara tradisional di dalam lontar Rajapurana Pura Ulun Danu Batur disebut bahwa air Danau Batur mengalir ke daerah di bagian Selatan maupun Utara Pulau Bali, sehingga masyarakat subak yang di zona kawasan itu menjadikan Pura Ulun Danu Batur sebagai Pura Panguluning Subak.

Puncak upacara akan dilaksanakan bertepatan dengan Tilem Kapat, Sabtu (14/10). Jero Gede melanjutkan, terkait dengan pelaksanaan upacara Danu Kerthi, pihaknya pun mempersilakan seluruh umat Hindu di Bali maupun Nusantara untuk bersembahyang selama Ida Bhatari nyejer di lokasi upacara. Kecuali pada saat Nyepi Karya yang dilakukan pada tanggal 15 Oktober 2023, dimana aktivitas di danau dan di Gunung Batur dihentikan sementara.

“Jadi, ini adalah upacara yang jarang, Hanya dilakukan setiap lima tahun sekali, sehingga kami mempersilakan bagi umat untuk tangkil sembahyang, termasuk melaksanakan ayah-ayahan selama Ida Bhatari nyejer,” kata dia.

Sementara Jero Penyarikan Batur Duhuran menjelaskan, upacara Danu Kerthi tahun ini sama dengan ritual yang digelar pada 12 Desember 1919 atau 104 tahun yang lalu.

Menurut lontar Pratekaning Usana Siwa Sasana Rajapurana Pura Ulun Danu Batur, pelaksanaan upacara abhiseka kreti di Danau Batur menggunakan tiga ekor kerbau dan seekor babi hitam.

“Petikan lontar tersebut kemudian dikuatkan dengan data yang diberikan kepada kami oleh tim kajian Warisan Budaya Dunia Subak. Pada lembar ketikan itu diterangkan tiga ekor kerbau dan seekor babi yang dikurbankan secara lebih rinci pada upacara tahun 1919,” kata dia.

Sementara itu terkait dengan upacara tahun ini, pihaknya secara keseluruhan akan menggunakan 9 ekor kerbau, di mana masing-masing 3 ekor kerbau dikurbankan sebagai pakelem ke danau, seekor kerbau di puncak Gunung Batur Kanginan, seekor kerbau di puncak Gunung Batur Kawanan, seekor kerbau di Segara Watu Klotok, serta 3 ekor lagi sebagai kelengkapan upacara yang lain.

Kegiatan melasti ini diatensi personel Polres Klungkung dengan menggunakan kendaraan roda empat dan roda enam dimana jumlah kendaraan kurang lebih 400 kendaraan yang dipergunakan oleh para pemedek. Jalur yang dilalui di wilayah Kabupaten Klungkung yaitu dari wilayah Banjarangkan, Umasalakan, Losan Desa Takmung langsung menuju Pantai Watu Klotok.

Kabag Ops Polres Klungkung Kompol I Ketut Suastika menyampaikan untuk mengamankan warga dari Desa Batur Kintamani yang melaksanakan kegiatan melasti dalam rangka Karya Agung Dana Kerti di Pura Danau. Kami dari Polres Klungkung telah memfloting personel untuk amankan kegiatan tersebut.

“Personel yang melaksanakan pengamanan sudah kami bagi dan floting dari pengamanan jalur yang dilalui maupun lokasi kegiatan hingga tempat parkir yang dipergunakan oleh para pemedek,” ucap Kabag Ops Polres Klungkung Kompol I Ketut Suastika. 

wartawan
SUG
Category

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.