Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Karyawan Toko Emas Curi 65 Cincin dan 12 Gelang Emas

Bali Tribune / Tersangka Ega Gunawan
balitribune.co.id | DenpasarSeorang karyawan toko emas di Jalan Diponegoro, Ega Gunawan (20) malah melakukan tindak pidana pencurian dan penggelapan di tempatnya bekerja. Tersangka asal Lumajang, Jawa Timur itu tidak tanggung - tanggung menggasak 65 cincin emas dan 12 gelang emas senilai  Rp150 juta pada Rabu (10/6) pukul 17.00. “Modusnya, tersangka mengambil puluhan cincin dan belasan gelang emas yang dipajang di etalase toko saat pemilik sedang keluar,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, Minggu (14/6).   
 
Setelah mengambil perhiasan sebanyak itu tersangka langsung pergi. Barang-barang tersebut diketahui hilang setelah pemilik usaha Bawo Saputro (50) melakukan audit. Hasil audit, puluhan perhiasan emas raib seiring dengan hilangnya tersangka dari toko. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolresta Denpasar. "Korban langsung melaporkan kejadian itu pada saat itu juga," tuturnya.
Hasil penyelidikan langsung mengarah kepada tersangka. Dan tidak sulit bagi polisi mengungkap laporan tersebut. Pada Jumat (12/6) pukul 12.00, tersangka datang ke toko emas tanpa sadar sedang diawasi petugas. Setelah diinterogasi, ia mengakui perbuatannya. “Alasannya mencuri karena butuh uang untuk kehidupan sehari-hari, bayar utang dan modif sepeda motor. Seluruh perhiasan yang dicuri telah dijual dan kami hanya menyita barang bukti sepeda motor dan baju tersangka,” terang mantan Kapolsek Kuta Utara ini. 
wartawan
Bernard MB.
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.