Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kasus Covid-19 Melonjak Tinggi di Badung, BOR RSD Mangusada Aman

Bali Tribune/PASIEN – Dalam sepekan terakhir angka Covid-19 di Badung melonjak tinggi, namun BOR SRD Mangusaha masih aman.



balitribune.co.id | Mangupura - Keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) di RSD Mangusada tidak sampai penuh meski jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Badung tergolong tinggi. Hal ini diduga karena Covid-19 varian Omicron tidak sampai menyebabkan gejala berat yang harus dirawat intensif di rumah sakit. Berbeda dengan varian Delta yang sempat membuat BOR RSD menjadi penuh dan sampai kekurangan tabung oksigen.

Berdasarkan data RSD Mangusada BOR isolasi sekitar 60 persen atau terisi sebanyak 57 pasien dari 87 bed, BOR ICU 75 persen yakni sebanyak 5 pasien dari 7 bed yang disediakan.

“Iya memang varian Omicron ini memiliki reproduction number (angka pertumbuhan) yang tinggi tetapi memiliki fatality case rate (tingkat kematian kasus) yang rendah. Sehingga walaupun dari satu orang yang sakit penularannya sangat cepat, tetapi varian Omicron ini memiliki risiko kematian yang rendah,” ujar Direktur Utama RSD Mangusada dr I Wayan Darta saat dikonfirmasi, Kamis (17/2/2022).

Dengan risiko kematian yang cukup rendah ini kebanyakan pasien Covid-19 dari varian Omicron tidak perlu mendapatkan perawatan yang intensif. Sehingga dalam penyembuhannya dapat dengan melakukan isolasi mandiri atau terpusat.

"Tidak perlu harus ke rumah sakit karena bisa isoman atau ke isoter. Kecuali ada gejala baru dirawat di rumah sakit," katanya.

Kondisi inilah yang  menurut dr Darta membuat tidak semua pasien Covid-19 dirawat di rumah sakit yang menyebabkan BOR perawatan Covid-19 di rumah sakit tidak sampai penuh.

"Berbeda saat menyebarnya varian Delta, yang sempat menyebabkan BOR perawatan Covid-19 penuh. Bahkan tingginya Covid-19 varian Delta ini juga menyebabkan langkanya ketersedian oksigen di rumah sakit, karena memang banyak pasien bergejala tinggi," jelasnya.

Sementara untuk saat ini lanjut dr Darta meski lonjakan kasus cukup tinggi namun sebagian besar tidak bergejala. Sehingga ketersediaan oksigen dan obat juga masih aman.

"Tapi kami tetap antisipasi kalau memang perlu perawaratan di rumah sakit. Dan kalau memang nanti perlu tambahan bed kita tambah," ucap mantan Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Badung ini.

Untuk penambahan bed ini pihaknya mengaku masih menunggu perkembangan kasus. Bila memang diperlukan atau kekurangan bed pihaknya sudah menyiapkan.

“Kami waits and see (penambahan bed). Kalau meningkat kami bisa menambahkan bed. Tapi dari pengamatan kami sekarang cenderung menurun," terangnya.

Pihaknya pun berharap masyarakat bisa turut bekerjasama dalam menekan penyebaran Covid-19 ini. Yakni dengan taat prokes dan kalau memang ada gejala seperti batuk, pilek dan demam agar tidak keluar rumah.

"Kami harap kita bersama-sama menekan penyebaran virus ini dengan taat Prokes dan melakukan vaksin lengkap," pungkas dr Darta.

wartawan
ANA
Category

Sapa Konsumen di Berbagai Kota, Hyundai Perkenalkan New CRETA Alpha dengan Desain Lebih Berani

balitribune.co.id | Jakarta - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) telah resmi meluncurkan New CRETA Alpha edisi terbaru dalam jajaran Hyundai CRETA yang membawa ekspresi lebih tegas, eksklusif, dan premium ke segmen SUV kompak. Dikembangkan dan diproduksi di Indonesia, New CRETA Alpha memperkuat kehadiran Hyundai di segmen SUV-B dengan kombinasi seimbang antara desain berani, teknologi canggih, dan kenyamanan sehari-hari.

Baca Selengkapnya icon click

Pukul Warga Inggris di Restoran Bandara Ngurah Rai, WNA Australia Ditahan Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus tindak pidana penganiayaan terjadi di sebuah restoran di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (18/1/2026) pukul 23.30 Wita. Akibat kejadian itu, seorang Warga Negara Asing (WNA) ditahan di sel tahanan Mapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Kelod Pangkas Waktu Tempuh 78%, Kecepatan Melonjak 5 Kali Lipat

balitribune.co.id | Mangupura - Rekayasa lalu lintas di wilayah Kerobokan Kelod menunjukan hasil yang signifikan, berdasarkan hasil pemodelan jaringan lalu lintas menggunakan PTV VISUM oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Badung untuk skenario penerapan rekayasa lalu lintas satu arah, diperoleh kinerja jaringan sebagai berikut, waktu tempuh rata-rata sebelum rekayasa lalu lintas sekitar 19,8 menit, sedangkan setelah rekayasa lalu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.