Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kembali Damkar Evakuasi Ular Phyton

Bali Tribune/ PHYTON - Petugas Damkar Bangli tangkap ular phyton.



balitribune.co.id | Bangli - Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Bangli kembali berhasil mengevakuasi ular jenis phton. Ular sepanjang 3 meter lebih tersebut ditangkap di bangunan gudang milki warga, Selasa (28/12/21) pukul 13.00 Wita.

Menurut petugas Damkar, Anak Agung Gde Mayun mengatakan awalnya petugas dapat laporan terkait keberadaan seekor ular di bangunan gudang milik Jro Mangku Istri Meliun (60) di Banjar Sedit, Kelurahan Bebalang, Bangli. Dapat laporan petugas dengan berbekal alat penjepit langsung meluncur ke lokasi. Saat ditemukan posisi ular sedang melingkar dan selanjutnya petugas langsung menjepit kepala ular dengan alat penjepit. Setelah kepala ular di ikat dengan gunakan plaster ular baru ditarik keluar dan dengan hati-hati kemudian dimasukan dalam karung.

Sebut Agung Mayun setelah diukur panjang ular capai 3 meter dan kini ular masih disimpan di Pos Damkar.

wartawan
SAM
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.