Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kendaraan Listrik dan Kuliner Legendaris Sambut G20

Bali Tribune / MENGUNJUNGI - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno saat mengunjungi kuliner legendaris Bali di Nusa Dua Kabupaten Badung
balitribune.co.id | BadungMenjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada November 2022 mendatang, sudah banyak agenda-agenda pemerintahan yang diselenggarakan berbagai institusi, termasuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia yakni Gelaran rangkaian acara G20 Tourism Working Group (TWG), Tourism Ministerial Meeting (TMM), dan World Tourism Day (WTD) 2022. Kegiatan ini merupakan inisiasi dari Kemenparekraf yang berfokus dalam membahas pemulihan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan bersama ratusan delegasi dari 20 negara anggota G20 dan juga 15 negara. Diharapkan forum ini dapat memberikan rekomendasi untuk para pemangku kepentingan agar bisa berkolaborasi mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pasca-pandemi Covid-19.
 
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, sektor pariwisata menjadi pilar penting dalam pembangunan dan pemulihan ekonomi pasca-pandemi. Pada momentum Presidensi G20 Indonesia ini, pemangku kepentingan di sektor pariwisata dari berbagai negara menyatukan visi dan misi, berbagi ide kreatif berorientasi pada manusia dan planet guna memperkuat resiliensi. Sehingga sektor ini dapat mendukung kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja yang ditargetkan sebanyak 1,1 juta tahun ini dan 4,4 juta di tahun 2024. 
 
Menurutnya, dalam mewujudkan resiliensi sektor pariwisata dengan semangat gerak cepat (gercep), gerak bersama (geber) dan garap semua potensi online (gaspol), tentunya pemerintah perlu dukungan dari seluruh pihak, termasuk pihak swasta. "Saya mengapresiasi langkah swasta (Grab Indonesia) yang secara berkelanjutan mendukung perkembangan pariwisata, khususnya di Bali, dengan digitalisasi dan adopsi kendaraan elektrik," katanya di Badung beberapa waktu lalu. 
 
Menparekraf pun sempat kendarai motor dan mobil listrik saat kunjungi resto legendaris, salah satunya Warung Nasi Ayam Bu Oki. Tidak hanya sekadar mencicipi legenda kuliner, ia juga belajar lebih jauh mengenai sejarah berdirinya restoran dan juga perjalanan digitalisasi pemilik warung yang memulai usahanya pasca tragedi Bom Bali 1.
 
Dari Kawasan Nusa Dua berjarak 1,5 Km, perjalanan ditempuh dalam waktu 5 menit dan tentunya tidak mengeluarkan emisi. Pada rangkaian G20 di Nusa Dua, puluhan skuter dan sepeda listrik GrabElectric disiagakan untuk menunjang perpindahan para delegasi dari satu titik acara ke titik acara lainnya. Pemilik Warung Nasi Ayam Ibu Oki, Ni Luh Sri Maryawati mengaku senang dengan kedatangan Menteri Sandiaga ke warung sederhana miliknya. 
 
"Terlebih dengan kondisi pemesanan order yang masih belum pulih sepenuhnya pasca-pandemi. Meski demikian, bantuan layanan pemesanan makanan online sangat membantu karena saat ini 40% order merupakan kontribusi dari pemesanan online. Tanpa digitalisasi tentunya akan sulit bagi saya dan usaha ini dapat pulih secepat ini,” ungkapnya. 
 
Selain itu juga berdiskusi langsung dengan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta pelaku pariwisata Bali bersama delegasi di Garuda Wisnu Kencana Cultural Park yang turut dihadiri perwakilan mitra pengemudi, mitra merchant Plt. Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf Frans Teguh, Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani, serta Director of East Indonesia, Grab Indonesia, Halim Wijaya. 
 
Hasil dari diskusi ini merangkum tentang pentingnya peran UMKM dalam pemulihan sektor pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, serta mengetahui masukan dari para pelaku pariwisata untuk pengembangan kebijakan di sektor ini. Dari diskusi tersebut, pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan dari berbagai negara dapat memikirkan cara kerja sama yang tepat untuk pengharmonisan dunia pariwisata dan ekonomi kreatif, dengan meningkatkan peran UMKM untuk mendukung kebangkitan ekonomi. 
wartawan
YUE
Category

Pemkab Badung Cek Harga dan Ketersediaan Pangan Jelang Galungan

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menjamin stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok aman menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Meski terjadi lonjakan harga wajar pada komoditas bunga akibat tingginya animo masyarakat, Pemkab Badung memastikan stok pangan lain seperti beras dan daging babi dalam kondisi surplus dan terkendali.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Soroti Penghayatan dan Mental Panggung Duta PKB, Minta Penampilan Jangan Sekadar Bagus di Vokal

balitribune.co.id | Mangupura - Meski dinilai memiliki kualitas vokal dan penguasaan materi yang kuat, penampilan Duta Kabupaten Badung pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 masih mendapat sejumlah catatan penting dari Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai,Bupati Sanjaya Jadi Responden Perdana

balitribune.co.id | Tabanan - Pelaksanaan Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Tabanan resmi dilaksanakan. Menandai dimulainya tahapan krusial ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabanan melakukan pendataan perdana langsung kepada Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, di Rumah Jabatan Bupati, Kamis, (11/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel 31 Tahun: Hadir Melayani Sepenuh Hati Melalui Aksi Sosial Untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Gianyar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-31, Telkomsel Regional Bali Nusra menggelar kegiatan bakti sosial bersama Yayasan Bhakti Senang Hati sebagai wujud rasa syukur sekaligus komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Puncak Kemarau Agustus, BMKG Imbau Masyarakat Bali Siapkan Mitigasi

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada Juli-September 2026. Seluruh lapisan masyarakat harus mengantisipasi kondisi ini guna mengamankan ketersediaan air, menjaga kesehatan, dan mengendalikan kebutuhan berbagai sektor yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.