Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kerahkan Alat Berat, Pemkab Segera Lakukan Normalisasi

lomba
LOMBA DESA - Bupati Putu Agus Suradnyana memberikan sambutan saat menghadiri Penilaian Lomba Desa Terpadu se-Buleleng di Desa Kalisada Kecamatan Seririt belum lama ini.

Singaraja, Bali Tribune

Guna mengatasi krisis air yang dihadapi krama Subak Tegal Lenge Desa Kalisada, Kecamatan Seririt. Pemkab setempat berencana untuk melakukan normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang ada di desa tersebut. Untuk itu, dalam waktu dekat ini sejumlah alat berat akan dikerahkan ke lokasi dimaksud.

Demikian pernyataan yang disampaikan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat hadir serangkaian penilaian oleh Tim Penilaian Lomba Desa Kabupaten Buleleng di Balai Desa, Desa Kalisada belum lama ini.

Menanggapi penyampaian oleh perwakilan Subak Tegal Lenge Desa Kalisada atas krisis air yang mereka alami, Bupati Agus Suradnyana berjanji akan menyelesaikan permasalahan pengairan yang dialami subak tersebut secepatnya.

Adapun upaya yang ia maksudkan yakni, menormalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) di Desa Kalisada dengan mendatangkan alat berat untuk melakukan pengerukan. “Sehingga dengan adanya bantuan alat berat ini diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan tersebut, dan air akan kembali lancar mengalir ke saluran irigasi subak,”terangnya.

Pada kesempatan itu juga Bupati Buleleng berharap agar semua potensi yang dimiliki oleh Desa Kalisada ini dapat dikembangkan dan dimaksimalkan lagi.

Terkait dengan Lomba Desa, Kepala Dinas Badan Pemberdayaan Masyarakan dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Buleleng I Gede Sandhiyasa, S.Sos.,M.Si., menyebutkan, lomba desa merupakan salah satu upaya pemerintahan desa dalam pembangunan.

Upaya tersebut ungkap Sandhiyasa dilaukan atas dasar prakarsa dan usaha sendiri serta sekaligus mengevaluasi dan menilai usaha-usaha masyarakat desa dalam pembangunan selama kurun waktu dua tahun terakhir.

“Salah satu tujuan dari diadakannya lomba desa ini adalah untuk mendorong tumbuhnya inovasi, motivasi, dan kreasi masyarakat desa serta perbekel pada khususnya sesuai dengan potensi yang dimiliki,” ucap Sandhiyasa.

wartawan
redaksi
Category

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.