Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Litbang Merupakan Jantung Pembangunan Kabupaten Badung

Litbang
Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, didampingi Wabup, Ketut Suiasa, dan Kepala Badan Litbang Wayan Suambara saat rapat koordinasi di Puspem Badung, Selasa (11/7).

BALI TRIBUNE - Litbang KabupatenBadung sebagai perangkat daerah yang baru terbentuk mempunyai peranan yang sangat strategis karena kajian yang dilakukan oleh Litbang merupakan dasar bagi Bappeda dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah. oleh karenanya Litbang merupakan jantung dalam pembangunan di Kabupaten Badung. Demikian ditegaskan oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta selaku Ketua Majelis Pertimbangan Kelitbangan Pemkab Badung dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan di Puspem Badung, Selasa (11/7).

Pada kesempatan tersebut Bupati Badung memaparkan grand design pembangunan badung 5 tahun kedepan sebagaimana yang dirumuskan didalam RPJMD Semesta Berencana KabupatenBadung 2016-2021. Diingatkan agar Badan Litbang harus tahu dan paham isi kepala badan dan kaki KabupatenBadung. Majelispertimbangan kelitbanganPemkab Badung terdiridari Ketua : Bupati Badung, Wakil Ketua : Wakil Bupati Badung dan Sekretaris Daerah, Sekretaris : Kepala Balitbang, anggota : Kepala Bappeda, para Asisten Setda, Prof.Dr.dr. KetutSuastika,Sp.PD.KEMD,Prof. Dr. Ir. NyomanSuparta, MS., MM. Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si. Prof. Dr. I Wayan Ramantha, S.E., M.M., Ak.,CPA. Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng dan Prof. Dr. I Made Arya Utama, SH., MH.

Dalam kesempatantersebut Bupati berharapagar para akademisi turut memberikan sumbangan pemikiran dalam membangun Badung yang berorientasi kepada pertumbuhan serta pemerataan pembangunan baik antar wilayah maupun antar sektor sebagai implementasi Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana(PPNSB). dalam kesempatan tersebut Bupati Badung meminta kepada Majelis Pertimbangan Kelitbangan untuk memikirkan kebijakan perkuatan sektor pertanian dari berbagai aspek. ciptakan masyarakat bangga menjadi petani” tegas Giri Prasta.

Sementara itu paraakademisi yang duduk dalam Majelis Pertimbangan Kelitbangan memberikan apresiasi dan menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan dalam memajukan pembangunan Kabupaten Badung.

Kepala Badan LitbangKab Badung, I Wayan Suambara, melaporkan bahwa pembentukan Majelis Pertimbangan Kelitbangan Pemkab Badung ini merupakan pelaksanaan dari Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 17Tahun 2016 tentang Pedoman Penelitian Dan Pengembangan Di Kementerian Dalam Negeridan Pemerintahan Daerah Yang Memiliki Tugas Memberikan Arah dan Kebijakan Umum Kelitbangan, Memberikan Pertimbangan Pemanfaatan Kelitbangandan Memberikan Dukungan Pelaksanaan Kelitbangan.

Pada bagian akhir rapat koordinasi tersebut Bupati menugaskan kepada Badan Litbang untuk melakukan survey pengukuran tingkat kebahagiaan masyarakatKab. Badung, kerukunan umat beragama, kepuasan masyarakat, mengkaji pembentukan desa berdikari, meneliti model pengembangan industri pedesaan berbasis sumber daya lokal, mengkaji pemanfaatan TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu), indeks pembangunan gender serta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan program Kartu Badung Sehat (KBS).

wartawan
I Made Darna
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.