Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lomba Penjor HUT Bangli di Bawah Bayang-bayang "Non Job"

penjor
PENJOR - Jejeran penjor serangkian Lomba Penjor sambut HUT Kota Bangli ke- 813 tahun 2017.

BALI TRIBUNE - Serangkian memeriah HUT ke 813 Kota Bangli, berbagai lomba dilaksanakan. Salah satunya lomba penjor. Namun, di balik dilaksanakannya lomba penjor ini membuat resah dan gelisah para pejabat eslon II dan III. Pasalnya sedikit saja terpeleset, pejabat dinonjobkan. Seperti yang terjadi pada lomba penjor beberapa tahun lalu, seorang Kadis terlempar gara-gara penjor yang dibuat kurang ngejreng atau dibuat asal-asalan.

Lomba penjor kali ini diikuti seluruh OPD, camat, lurah, BUMD, dan perbekel se-Kabupaten Bangli. Oleh para peserta, pemasangan penjor sudah mulai dilakukan sejak Jumat lalu. Sesuai lokasi yang telah ditentukan panitia, penjor dipasang berjejer di Lapangan Kapten Mudita, depan monument Kapten Mudita dan di depan kantor Bupati Bangli. Rencananya penilaian lomba penjor bakal dilakukan langsung oleh Bupati bersama juri lainnya usai pelaksanaan apel serangkian Hardiknas, hari ini.  

Dari informasi yang berhasil dihimpun, walaupun penilai belum dilakukan, Bupati I Made Gianyar telah sempat melihat secara dekat penjor yang telah dipasang. Bupati sedikit kecewa ketika melihat ada  penjor yang ikut lomba kurang greget. "Walaupun belum dinilai beliau sudah sempat mengecek penjor yang ikut lomba," ujar sumber yang wanti-wanti namanya disebutkan.

Lanjutnya, bupati mengancam bakal menonjobkan pimpinan OPD bilamana dalam penilaiannya hari ini ditemukan penjor yang hiasannya mengecewakan. Demikian juga pejabat eselon IIIa di OPD yang bersangkutan bila melamar di eselon IIb akan digugurkan secara administratif. Sanksi itu diberikan bupati lantaran baginya penjor yang dibuat asal-asalan termasuk sebagai pelanggaran disiplin/berat melecehkan Kabupaten Bangli.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli Ida Bagus Giri Putra saat dikonfirmasi, Senin (1/5), tidak menampik adanya ancaman tersebut. Dia menilai bahwa hal tersebut cukup wajar. Sebab menurutnya, melalui lomba penjor dapat dapat dilihat tingkat rasa pengabdian dan rasa hormat para pejabat dan pegawai pada daerah. “Mudah-mudahan atensi ini dapat menjadi spirit dan inspirasi bagi ASN di Kabupaten Bangli dalam bekerja, mengabdi, dan mendarmabaktikan segala pikiran, tenaga dan hatinya demi untuk kemajuan daerah di Kabupaten Bangli,".

wartawan
Agung Samudra
Category

Tahap Awal WFH, Pemkab Tabanan Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan

balitribune.co.id I Tabanan -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan seluruh unit pelayanan publik tetap beroperasi secara normal dan menjadi prioritas utama meskipun kebijakan Work From Home (WFH) mulai diberlakukan bagi sebagian pegawai.

Prioritas ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar tanpa hambatan di tengah masa penyesuaian sistem kerja baru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

153 Orang di Lapas Tabanan Jalani Tes Urine

balitribune.co.id I Tabanan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar razia dan tes urine terhadap 153 petugas dan warga binaannya pada Senin (6/4/2026). Kegiatan itu dilakukan untuk memperkuat deteksi dini jelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62. Lewat kegiatan itu, Lapas Tabanan hendak memastikan lingkungannya bersih dari peredaran gelap narkoba.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Karya Ida Betara Turun Kabeh, Ribuan Umat Hindu Sembahyang di Pura Agung Besakih

balitribune.co.id I Amlapura - Umat hindu memadati Pura Agung Besakih untuk menghaturkaan Bakti Penganyar dan persembahyangan bersama dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh. Upacara Bakti Penganyar ini berlangsung khusuk dipuput oleh sejumlah Sulinggih, dan pada Selasa (7/4/2026) merupakan jadwal bakti penganyar Kabupaten Badung.  

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjerat Judi, Oknum Karyawan Yayasan di Bali Gasak Uang Tunai dan Aset Operasional

balitribune.co.id | Denpasar - Aksi seorang staf Yayasan Solefamily Bali berinisial TAM alias Titho (31) terbilang tega. Sebab, pria dengan alamat asal Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Flores, NTT ini mencuri uang Yayasan Solefamily Bali yang diperuntukan orang - orang sakit. Diduga kuat, uang hasil curian itu untuk berjudi karena pria kelahiran 30 Oktober 1995 itu mempunyai riwayat berutang dan berjudi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.