Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mantan Kapolres Buleleng Jadi Sekretasis Utama BNN

Bali Tribune/ Brigjen Pol Wayan Sukawinaya.


balitribune.co.id | Denpasar  - Mantan Kapolres Buleleng,  Brigjen Pol I Wayan Sukawinaya diangkat dalam jabatan barunya sebagai Sekretaris Utama Badan Narkotika Nasional (BNN) RI. Dengan demikian, Sukwinaya yang saat ini menjabat sebagai Direktur Intelijen Deputi Bidang Pemberantasan BNN akan naik pangkat menjadi bintang dua (Irjen Pol) karena jabatan sekretaris utama BNN adalah job jenderal bintang dua.
 
Informasi yang berhasil dihimpun Bali Tribune mengatakan, dalam nota dinas BNN RI bernomor: B/ND - 459/VI/RO/KP.03.07/2021/RO SDM, tanggal 16 Juni 2021 terdapat 12 pejabat penting yang dimutasi, baik yang di internal BNN atau dari luar yang akan bergabung dengan BNN. Serah terima jabatan akan dilaksanakan Jumat (18/6/2021) pukul 13.30 WIB bertempat di ruang Patimura Gedung Tan Sutrisna lantai I Kantor BNN. 
 
Mengutip nota dinas yang ditandatangani Karo SDM Aparatur dan Organisasi BNN, Heri Maryadi itu, dari 12 pejabat yang dimutasi ada tiga orang berpangkat jenderal bintang satu, enam orang berpangkat Komisaris Besar Polisi, satu orang berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi, satu orang Jaksa dan satu orang sipil. 
 
Selain Sukawinaya, tiga jendral lainnya yang dimutasi adalah Brigjen Pol Wahyono yang diangkat dalam jabatan barunya sebagai Inspektur Pengawasan dan Pemeriksaan Khusus Utama BNN dan  Kepala BNN Provinsi Maluku, Brigjen Pol Muhammad Zainul yang pindah tugas menjadi Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 
wartawan
RAY
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.