Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Meriahkan Hari Anak Nasional 2020, Grup Astra Bali Gelar Dongeng Virtual Perdana

Bali Tribune /Dongeng virtual dilaksanakan 26 Juli 2020, mengangkat tema “Senang dirumah, Ayo kurangi sampah plastik” melalui webinar dengan aplikasi zoom.
balitribune.co.id | Denpasar – Turut memeriahkan Hari Anak Nasional 2020, yang jatuh pada 23 Juli 2020, Grup Astra Bali yang terdiri dari 15 anak perusahaan di wilayah Bali yaitu  (Honda Sales Operation, Auto2000, Astra Daihatsu, Astra Isuzu, Astra BMW, AstraWorld, AJS, Astra Credit Companies, Asuransi Astra, FIFGROUP, TAF, AstraLife, TRAC, Mobil88, AstraGraphia) menggelar acara dengan konsep virtual. 
 
Acara dengan tajuk ”Dongeng Virtual Astra 2020” menggandeng Made Taro salah satu legenda hidup pendongeng di Indonesia yang mengisi acara ini. Diikuti sebanyak 50 anak-anak (Astra Junior) dari seluruh insan Grup Astra Bali, Jakarta dan Surabaya, kegiatan dongeng virtual ini dilaksanakan pada 26 Juli 2020, mengangkat tema “Senang dirumah, Ayo kurangi sampah plastik” melalui webinar dengan aplikasi zoom.
 
Dalam sambutan yang disampaikan Ketua Koordinator Wilayah Grup Astra Bali, Ida Bagus Astawa Suryaputra, anak-anak perlu diperkenalkan cara bercerita terutama cerita rakyat yang sarat dengan pesan-pesan moral. Pada Hari Anak Nasional tahun ini, dengan konsep yang berbeda yaitu melalui dongeng virtual, anak-anak diajak mendengarkan cerita di rumah masing-masing yang didampingi orang tua. Dongeng Virtual ini menjadi Dongeng Virtual pertama di Bali dan mungkin Dongeng Virtual pertama di Indonesia. 
 
“Selaras dengan filosofi Astra Catur Dharma butir pertama, yakni Menjadi Milik yang Bermanfaat Bagi Bangsa dan Negara, pilar ini merupakan upaya pencapaian visi Astra untuk menjadi perusahaan yang memiliki tanggung jawab sosial serta peduli dibidang Pendidikan khusunya anak-anak yang saat ini sedang belajar dirumah (daring). Dengan panduan itu, Astra dapat melaksanakan tanggung jawab sosial untuk mempertahankan budaya bercerita (budaya mendongeng) dikalangan anak-anak,” ungkap Ida Bagus Astawa.
 
Dalam pelaksanaannya, dongeng virtual diisi dengan cerita yang menggambarkan manusia, bebek, jangkrik, burung dan dewi hujan yang hidup berdampingan, tanpa memikirkan diri sendiri dan menjaga lingkungan sekitar dengan kemasan judul “Nyanyian Mohon Hujan”. Ajakan kepada anak-anak untuk mengurangi penggunaan bahan plastik tersirat dalam dongeng virtual ini yang dibawakan sangat apik oleh Kakek Taro, diiringi musik khas Bali rindik dipadukan dengan alat permainan tradisional lainnya membuat suasana dongeng menjadi sangat hidup dan seru. Terlihat antusias peserta di layar yang mengikuti gerakan rindik  yang dimainkan Kakek Taro sapaan si pendongeng.
 
Sosok Made Taro sangat familiar dikalangan anak-anak yang merupakan salah satu legenda pendongeng asal Bali yang aktif membumikan filosofi dan praktik mengasihi alam. Tidak hanya bercerita atau mendongeng Made Taro juga turut perperan dalam pelestarian permainan tradisional dan membuat buku cerita anak-anak yang sudah terpublikasi sejak tahun 1979. Atas karya-karya nya telah mengantarkan pria 81 tahun ini menjadi penerima Lifetime Achievement Award dalam ajang Ubud Writers & Readers Festival 2019. 
 
Penerimaan cerita dongeng virtual yang diikuti Astra Junior ini, diapresiasi oleh Kakek Taro dengan memberikan buku spesial karangannya bagi peserta yang berhasil menjawab pertanyaan seputaran alur cerita dari dongeng yang dipaparkan dan pertanyaan tambahan mengenai pemahaman dan implementasi yang dilakukan anak-anak untuk turut mensukseskan gerakan mengurangi sampah plastik serta kompetisi foto bahagia mendengarkan dongeng dan kompetisi aktifitas mengurangi sampah plastic yang dilakukan selama dongeng virtual berlangsung dengan mengirimkan ke @astragroupbali.
 
Respon para peserta sangat positif dengan adanya dongeng virtual ini. Keegiatan ini bisa menjadi dongeng virtual perdana yang dilakukan dimasa adaptasi kebiasaan baru. Ini sejalan dengan tujuan Astra untuk Indonesia cerdas salah satunya turut berkontribusi meningkatkan mutu Pendidikan dengan metode budaya bercerita melalui dongeng,” tutup Ida Bagus Astawa.
wartawan
Redaksi
Category

Bupati Karangasem Cek Langsung Ruas Jalan Penginyahan-Munti Desa dan Bantas-Br. Dukuh

balitribune.co.id I Amlapura - Keseriusan Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam membangun infrastruktur yang berkualitas kembali ditunjukkan secara nyata. Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata turun langsung ke lapangan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan jalan, Rabu (20/5/2026), guna memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.