Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Nostalgia Permainan Tradisional

Bali Tribune/ Tarian Dolanan Me-Sanghyang Sanghyangan di acara PKB 41
balitribune.co.id | Denpasar - Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya, Denpasar tak luput dari perhatian masyarakat. Sebelum jarum jam menunjukkan pukul 19.30 wita, keramaian pun telah memuncak untuk menyaksikkan Parade Gong Kebyar Anak-Anak dari Kabupaten Badung dan Gianyar. Kabupaten Badung yang mengawali parade mempersembahkan sebuah tabuh kreasi bertajuk Kebyar Ding Simpati yang dilanjutkan dengan sebuah tari kreasi bertajuk Jaran Teji. 
 
Selanjutnya muncul dua garapan tari kreasi yang menjadi penampilan pamungkas yakni Tari Kreasi Metekap-Tekapan dan Tari Kreasi Tulup Gesing. “Jadi memang kami mengacu pada permainan tradisional yang mulai ditinggalkan anak-anak,” ujar Ida Bagus Yudistira selaku penggarap Tari Tulup Gesing. Tulup Gesing yang merupakan sebuah mainan berbahan dasar bambu dan ketika dimainkan mengeluarkan peluru berbahan dasar biji-bijian kini kehilangan peminat. Sebab di era globalisasi seperti ini, gawai lebih digandrungi anak-anak.
 
Seusai Kabupaten Badung, persembahan yang tak kalah unik pun ditunjukkan oleh Kabupaten Gianyar. Gianyar turut memulai garapan dengan tabuh kreasi bertajuk Dharma Putra. Kemudian garapan selanjutnya yakni Tari Kelinci, Tari Dolanan Me-Sanghyang Sanghyangan, dan Tari Kreasi Siat Sampian. Menurut keterangan Ketut Yuda Negara selaku koordinator garapan, bahwa Gianyar telah mempersiapkan para seniman ciliknya melalui proses seleksi. “Seleksi selalu ada agar dapat menemukan yang terbaik untuk mewakili Gianyar dalam PKB,” ujar Yuda. Kedepannya, Yuda berharap agar materi tari yang mengacu pada permainan tradisional terus digencarkan guna kelestarian tradisi dan budaya Bali.
wartawan
release
Category

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Satria Buka Puasa Bersama Warga Muslim di Kampung Gelgel

balitribune.co.id I Semarapura - Guna menjaga tradisi toleransi dan keharmonisan antarumat beragama di Kabupaten Klungkung, Bupati Klungkung, I Made Satria dan Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra menghadiri undangan Buka Puasa Bersama masyarakat Muslim di Masjid Nurul Huda Kampung Gelgel, Kecamatan Klungkung, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.