Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ny Putri Koster Ajak Keluarga Bergerak Amalkan HATINYA PKK

Bali Tribune/Ny Putri Suastini Koster

balitribune.co.id | Singaraja  - Untuk mewujudkan halaman rumah yang asri, teratur, indah dan nyaman (HATINYA PKK) melibatkan peran serta seluruh anggota keluarga. Anggota keluarga secara gotong-rotong bergerak bersama-sama menata halaman rumahnya masing masing sehingga nantinya rumah akan menjadi asri dan memberi kenyamanan bagi seluruh anggota keluarga. 
 
Demikian disampaikan oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny Putri Koster, saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif di RRI Singaraja, Kamis (16/9). Wanita yang akrab dipanggil Bunda Putri ini menyampaikan bahwasannya dalam menata halaman rumah diperlukan kreativitas serta pergerakan seluruh anggota keluarga termasuk di dalamnya anak-anak sehingga akan tumbuh rasa saling membantu serta rasa cinta akan lingkungan sejak usia dini. 
 
Dengan demikian, menata halaman rumah tidak saja akan menjadikan halaman asri, indah dan nyaman, tetapi juga menjadi momen kebersamaan anggota keluarga sehingga keharmonisan keluarga akan terjaga. "Menata halaman rumah tidak hanya secara fisik, kasat mata halaman menjadi asri tetapi juga dapat memenuhi kebutuhan keluarga akan bumbu dapur, sayur serta obat-obatan. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga akan menjadi momen kebersamaan bersama keluarga. Mungkin kita bisa buat Minggu Berkebun, sehingga kita akan bersama-sama bergotong-royong menata halaman rumah ," imbuhnya. 
 
Pendamping orang nomor satu di Bali ini juga mengajak seluruh keluarga untuk berani bergerak memulai untuk menata halaman. Penataan halaman rumah juga memerlukan kreativitas dari masing-masing anggota keluarga yang tentu saja disesuaikan dengan kondisi pekarangan serta kebutuhan dari masing masing keluarga. "Ayo seluruh keluarga kita mulai bergerak, kita kukuhkan dan amalkan penataan halaman rumah masing-masing, sehingga setiap halaman rumah tertata, keluarga jadi sehat, nyaman dan ketahanan pangan keluarga dapat terwujud," tuturnya. 
 
Dalam dialog bertema "Gerakan AKU HATINYA PKK Mendukung Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid-19" juga menghadirkan narasumber Prof Dr I Wayan Supartha, M.Si selaku Kelompok Ahli Pembangunan Provinsi Bali Bidang Pangan, Sandang dan Papan. Dalam paparannya, Prof Supartha menyampaikan secara konseptual halaman asri, teratur indah dan nyaman sangat luar biasa. Pekarangan ditata agar sedap dipandang sehingga terlihat indah dan asri. Tidak hanya hasil panen yang dapat dinikmati anggota keluarga tetapi juga halaman yang asri menyediakan suplai oksigen yang memberi kesejukan, kenyamanan serta ketenangan bagi anggota keluarga.
 
Namun hal tersebut jangan hanya dikonsepkan semata, tetapi harus dikukuhkan dan diamalkan. "Jangan hanya diwacanakan menata halaman rumah, tetapi semua harus berani bergerak, mengamalkan dan mengukuhkannya. Perlu kecerdasan dan kreativitas dari anggota keluarga untuk menata halaman rumahnya masing-masing, kita bangun keharmonisan keluarga dari menata halaman rumah," ungkapnya.
wartawan
KSM
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.