Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pameran Perjalanan Wisata Internasional Targetkan Transaksi Rp 7,71 Triliun

PAMERAN - Suasana pameran perjalanan wisata (BBTF) di Nusa Dua, Badung

BALI TRIBUNE - Tahun 2019, Kementerian Pariwisata telah menetapkan target untuk mendorong Indonesia agar menjadi 30 negara paling top di dunia (naik 12 peringkat) diantara 141 negara di Travel & Tourism Competitive Index (TTCI) oleh World Economic Forum. Dengan mengamankan posisi di atas peringkat ke-30, Indonesia akan menerima pengakuan global sebagai tujuan terkemuka di dunia. Pariwisata pun ditakdirkan untuk menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Tahun ini ada tiga fokus utama untuk kementerian, meliputi pariwisata digital, mengembangkan program home stay desa wisata dan menciptakan aksesibilitas perjalanan udara lebih besar. Sejalan dengan harapan masa depan pariwisata Indonesia, Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2018 telah memutuskan untuk mengangkat tema "Exploring The Colours of Indonesia". BBTF yang mengundang para pakar ini membahas peluang, tren wawasan industri serta menyoroti keragaman budaya Indonesia. Tarian, budaya, tradisi dan wisata alam diantaranya gunung berapi, gulungan ombak tak berujung, pantai pasir putih, ratusan sungai, sawah hijau dan hutan dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia begitu menghipnotis wisatawan. BBTF yang dikenal sebagai pameran perjalanan dan wisata internasional  terkemuka di Indonesia yang mempertemukan pembeli serta penjual tahun ini kembali digelar di Nusa Dua Badung pada 26 - 30 Juni, dengan menghadirkan pembeli dari 41 negara diantaranya dari negara-negara Eropa, Asia. Ketua Panitia BBTF 2018, I Ketut Ardana saat pembukaan BBTF di Badung, Rabu (27/6) menyebutkan tahun ini pihaknya menghadirkan 320 buyers (pembeli) dari 41 negara yang awalnya 38 negara pada BBTF tahun lalu dan 68 trade buyers terdiri dari 63 buyers domestik yang dihadirkan oleh Garuda Indonesia dan 5 trade buyers. Disamping itu, sekitar 241 sellers (penjual) termasuk dari 3 negara berpartisipasi pada tahun ini. Sementara itu, dikatakannya, BBTF kali ini kembali hadirkan 10 tujuan wisata prioritas yang diperkenalkan sebagai tujuan wisata berpotensi di Indonesia. Promosi tujuan wisata Danau Toba Sumatera Utara, Tanjung Kelayang Bangka Belitung, Tanjung Lesung Banten, Kepulauan Seribu DKI Jakarta, Candi Borobudur di Jogjakarta, Bromo Tengger Semeru National Park Malang Jawa Timur, Mandalika di Lombok, Komodo Labuan Bajo NTT, Wakatobi Sulawesi Tenggara dan Morotai Maluku Utara semuanya dipamerkan di area khusus dalam Travex BBTF. "Kami sekarang menargetkan transaksi senilai Rp 7,71 triliun. Kenapa demikian? Karena dari sisi buyer kita meningkat sekitar 60 persen sekian. Jadi transaksi setelah kita hitung-hitung menjadi Rp 7,71 triliun," terang Ardana. Sedangkan realisasi transaksi pada BBTF tahun 2017 lalu sebesar Rp 5 triliun lebih. "Karena tour operator yang kita datangkan itu tidak main-main. Jadi kita sudah kalkulasi. Misalnya mengundang tour operator A adalah yang memang sudah producing, sudah menjual Indonesia ini dengan mendatangkan sekian wisatawan per tahunnya," jelas Ketua Asita Bali ini. Penyelenggara BBTF kata Ardana sangat selektif dalam mendatangkan pembeli. Jika hal itu tidak dilakukan, dikhawatirkan akan mengecewakan para penjual produk. "Kita yakinkan penjual bahwa buyers yang kita datangkan memang potensial akan membawa turis ke sini (Indonesia). Dengan mereka (pembeli dan penjual) sudah bertemu dengan banyak industri dari berbagai daerah maka akan membantu tour operator di luar negeri membuat paket-paket baru lagi," katanya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Apresiasi Pelanggan, Telkomsel Hadirkan Fitur Stamp Berhadiah di Aplikasi MyTelkomsel

balitribune.co.id | Denpasar - Telkomsel terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pengalaman digital yang relevan dan bernilai tambah bagi pelanggan melalui inovasi di aplikasi MyTelkomsel. Salah satunya melalui fitur Stamp Berhadiah, yang dirancang sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi pelanggan untuk mengoptimalkan pemanfaatan layanan digital dalam keseharian.

Baca Selengkapnya icon click

Berlaku Hingga 31 Juli, Simak Aturan Baru Pembuangan Sampah Organik ke TPA Suwung

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menerima 10 orang perwakilan Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali (Forkom SSB) pada Kamis (16/4/2026) pagi di Kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Bali dan Nusa Tenggara, Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sampaikan Sejumlah Tuntutan, Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali Gelar Aksi Damai

balitribune.co.id I Denpasar - Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali (SSB) menggelar aksi damai di Kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (PPLH) Bali Nusra di Renon, Denpasar, Kamis (16/4/2026). Ratusan jasa pengangkutan sampah swakelola yang tergabung dalam Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali saat aksi damai itu untuk menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah pusat. 

Baca Selengkapnya icon click

Gugatan Ditolak Dua Kali, Penjual Tanah di Jimbaran Tetap Dihukum Kembalikan Uang Puluhan Miliar

balitribune.co.id I Denpasar - Sengketa dugaan penipuan jual beli tanah di Jimbaran, Kabupaten  Badung kian memanas.

Pelapor berinisial SN melalui kuasa hukumnya I Made Ariel Suardana, SH, MH, menanggapi pernyataan kuasa hukum Bun Djokosudarmo yang sebelumnya disampaikan melalui hak jawab di sejumlah media. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dua Kecelakaan Maut Terjadi dalam Sehari di Selemadeg dan Selemadeg Barat

balitribune.co.id I Tabanan - Dua kecelakaan lalu lintas berujung maut mengguncang wilayah Kecamatan Selemadeg Barat dan Selemadeg dalam waktu kurang dari lima jam pada Rabu (15/4/2026). Peristiwa tragis tersebut merenggut dua nyawa, termasuk seorang pelajar berusia 10 tahun yang tewas seketika di lokasi kejadian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.