Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasien RSU Negara Dievakuasi

Pasien RSU Negara sempat dievakusi keluar ruangan saat terjadi gempa Kamis siang.

BALI TRIBUNE - Gempa yang kembali terjadi  Kamis (9/8) siang pukul 13.25 Wita dengan kekuatan 6,2 SR berpusat di Kabupaten Lombok Utara, NTB, getarannya juga dirasakan hingga Kabupaten Jembrana. Getaran gempa yang cukup keras dirasakan saat warga tengah beraktivitas dan membuat mereka panik. Bahkan di sejumlah lokasi keramaian, warga yang panik berhamburan dari ruangan ke halaman untuk menyelamatkan diri. Pasien di RSU Negara pun sempat dievakuasi saat getaran gempa sedang berlangsung beberapa detik tersebut. Di kompleks perkantoran Civic Center Pecangakan, Kantor Bupati Jembrana, para pegawai yang saat itu tengah beraktivitas panik dan berhamburan keluar, berkumpul di halaman kantor. Mereka khawatir dampak gempa menimbulkan kerusakan dan korban seperti yang terjadi di Lombok beberapa waktu lalu. Para pegawai di lantai dua dan lantai tiga berdesak-desakan di tangga untuk turun. Salah seorang PNS Pemkab Jembrana, Janu Luhur mengaku saat gempa berlangsung sedang mengikuti rapat di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Jembrana. “Kami saat itu sedang rapat, gempa semakin keras sehingga semuanya berhamburan turun dan lari ke halaman, baru kembali ke ruangan setelah dirasakan aman,” ungkapnya.  Berdasarkan informasi di sejumlah sekolah yang saat itu menjelang jam pulang bagi siswa SMP dan SMA, para siswa dan guru juga berhamburan keluar ruangan. “Saat gempa itu masih berlangsung jam pelajaran terakhir dan guru masih menjelaskan, ada juga yang masih di kelas, setelah gempa terasa semakin keras hingga lukisan di dinding bergoyang, kami semua berhamburan keluar. Kami takut seperti di Lombok,” ungkap Satria, siswa salah satu SMA di Jembrana. Pantauan di RSU Negara saat gempa berlangsung, selain keluarga pasien dan sejumlah pegawai berhamburan ke halaman, sejumlah pasien tampak langsung dievakuasi keluar ruangan. Pasien yang dikeluarkan menggunakan bed tersebut merupakan pasien lansia. Petugas medis dan keluarganya menempatkannya di lorong depan ruangan masing-masing. Mereka baru dikembalikan ke dalam ruangan perawatan setelah dirasakan benar-benar aman. Sejumlah petugas medis mengaku memilih lebih awal mengambil tindakan mengevakuasi pasien yang dirawat tersebut khususnya pasien yang tidak memungkinkan untuk berjalan sendiri agar meminimalisir dampak apabila gempa merusak seperti yang terjadi di Lombok. Kasi Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Kelas II Jembrana, Agit Setiyoko Kamis kemarin mengatakan gempa tektonik yang berpusat 6 km Barat Laut Lombok Utara, NTB dengan kedalaman 12 Km itu memang dirasakan di Kabupaten Jembrana namun kekuatannya sudah menurun.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Anggaran Lampu Penerangan Jalan, Badung Rogoh Rp 20 Miliar Per Tahun

balitribune.co.id I Mangupura - Beban biaya rekening listrik yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Badung tiap tahunnya ternyata tak main-main. Khusus untuk Lampu Penerangan Jalan (LPJ) saja Pemerintah Gumi Keris harus merogoh kocek antara Rp19 hingga Rp20 miliar per tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click

Gedong Simpen Tapakan Pura Dalem Buahan Nyaris Dibobol Maling

balitribune.co.id I Tabanan - Pintu Gedong Simpen Tapakan di Pura Dalem Buahan, Banjar Buahan Selatan, Desa Buahan, Tabanan, ditemukan dalam kondisi rusak dicongkel oleh orang tak dikenal pada Rabu (15/4/2026) dini hari. Meski tidak ada barang berharga yang hilang, aksi percobaan pencurian tersebut sempat dipergoki warga sebelum pelakunya melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus III DPRD Karangasem Melakukan Sidak ke Sejumlah Usaha Wisata dan Toko Modern Berjejaring di Desa Bunutan

balitribune.co.id I Amlapura - Pansus III DPRD Karangasem melaksanakan kegiatan Sidak (Inspeksi Mendadak) ke Objek Wisata Amed dan Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, pada Selasa (14/4/2026). Sidak yang dipimpin Ketua Pansus I Wayan Sumatra, bersama seluruh anggota Pansus ini bergerak melakukan pengecekkan dan pendataan objek usaha di wilayah tersebut baik yang sudah menagntongi izin maupun yang belum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menghilang 11 Hari, Mayat I Wayan Saja Ditemukan Membusuk di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Keberadaan I Wayan Saja (56) warga Bentuyung, Ubud, Gianyar, akhirnya ditemukan pada hari kesebelas pasca dilaporkan hilang. Namun sayang, saat ditemukan di jurang sungai beji, korban sudah menjadi mayat dalam kondisi membusuk, Selasa (14/4/2026) petang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.