Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Patroli Gabungan Tegakkan Penerapan PPKM Level 3

Bali Tribune/ PATROLI - Babinsa Koramil 1626-02/Susut patroli gabungan di wilayah Kecamatan Susut.



balitribune.co.id | Bangli - Terkait upaya penegakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, Babinsa Koramil 1626-02/Susut melaksanakan kegiatan patroli gabungan di wilayah Kecamatan Susut, dan menyasar sejumlah tempat keramaian, pertokoan, dan jalan jalan protokol di wilayah Kecamatan Susut yang sering dikunjungi masyarakat, Rabu (6/10/21).

Hal ini gencar dilakukan, karena disinyalir masih banyak warga yang abai dan belum sepenuhnya mentaati protokol kesehatan (prokes), serta bertujuan untuk mencegah penularan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Saat dikonfirmasi secara terpisah, Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, SIP, mengatakan, selain terus melakukan pendisiplinan masyarakat, para Babinsa juga selalu mengimbau masyarakat, para pedagang dan pengusaha agar tetap disiplin mematuhi prokes. Mengingat, sampai saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19.

wartawan
JOK
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.