Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PDAM Lakukan Perbaikan Pipa Bocor Dijepit Akar Pohon

Bali Tribune/ PERBAIKI - Dirut PDAM Klungkung Nyoman Renin Suyasa ikut memperbaiki pipa yang bocor di Gembalan karena kejepit akar pohon.
balitribune.co.id | Semarapura - Walaupun sering dihujat oleh kalangan tertentu pelanggan yang terkadang lontarkan kata kata tidak patut dan kurang etika baik ditelpon maupun di medsos, PDAM Klungkung terus berupaya minimal mengurangi keluhan dalam melayani konsumen yang ribuan  tidak menyadari seluruh staf PDAM Klungkung Pel tersebar baik di Klungkung daratan maupun di Nusa Penida. Pihak Management PDAM Klungkung terus berupaya maksimal memberikan pelayanan pada konsumen jika ada keluhan yang disampaikan.
 
Walaupun begitu karena usia pipa yang terpasang juga sudah banyak yang karatan maupun keropos jika terjadi kebocoran hal itu pasti terjadi dan merupakan tanggung jawab PDAM untuk segera menuntaskan perbaikannya. Seperti, Jumat (7/6), layanan PDAM Klungkung kembali terganggu, selain karena gangguan layanan listrik yang membuat pompa di mata air Rendang tidak bisa beroperasi, kali ini penyebabnya pipa induk diameter 14 kembali bocor di kawasan Gembalan Desa Selat, sehingga mau tidak mau PDAM harus kerja keras kembali untuk melakukan perbaikan pipa bocor tersebut. 
 
Hal itu dikemukakan langsung oleh Dirut PDAM Klungkung Nyoman Renin Suyasa saat ditemui disela sela perbaikan jaringan pipa yang bosor di Gembalan.m“Kondisi ini membuat Perusda PDAM Tirta Mahottama Klungkung harus bekerja ekstra keras  menormalkan jaringan dan aliran air menuju kerumah konsumen di Klungkung ,” ujarnya seraya mengusap peluhnya yang bercucuran saat ikut turun langsung mengawasi perbaikan.
 
Dirinya maunya mengerjakan perbaikan tersebut pada malam hari mulai pukul 22.00 Wita sampai pagi selesai, namun mengingat bocornya deras diambil kesimpulan perbaikan tetap dilaksanakan siang hari mulai pukul 11.00 Wita sampai selesai. Dari pantauan usai perbaikan sekitar 2 jam setelah itu air kembali mengucur di rumah konsumen.
 
Menurutnya, kali ini penyebab bocornya jaringan induk tersebut cukup unik. Pipanya bocor karena terjepit akar pohon di jalur  Gembalan, Desa Selat. Situasi demikian cukup sulit ditangani, kecuali pohonnya langsung ditebang. "Pipa diameter 14 masih di jepit akar pohon. Sehinggga bocornya tidak semua bisa ditanggulangi. Saya masih harus koordinasi dengan pihak DLHP dan BPBD untuk penebangan pohon tersebut. Sampai akhirnya diturunkan alat berat penyekop tanah serta perbaikan lancar dilakukan," ujar Direktur PDAM Nyoman Renin Suyasa. 
 
Dengan adanya gangguan kebocoran  jaringan ini, pihak PDAM sempat mengeluarkan permakluman kepada semua pelanggannya, khususnya pada pelanggan di Kecamatan Klungkung. Seperti pelanggan di Kota Semarapura, Jalan Ahmad Yani, Jalan Hasanuddin dan sekitarnya. "Saat ini jaringan sudah mulai normal. Air sudah mulai mengalir kembali. Tetapi, untuk perbaikan menyeluruh, akar pohonnya harus dibersihkan dulu," tegasnya. 
 
Terkait dengan pelayanan, pihaknya menambahkan, serangkaian hari libur nasional dan cuti bersama, PDAM Tirta Mahotama Klungkung, tetap melakukan pelayanan . Pelayanan berlangsung seperti biasa, baik di Kantor Pusat maupun Kantor Unit di Kecamatan Dawan, Banjarangkan dan Nusa Penida. Lebih jauh Nyoman Renin meminta masyarakat Konsumen silahkan jika ada gangguan melapor kepihaknya, namun dirinya meminta tolong hargai stafnya yang sudah berjuang sekuat tenaga mengatasi kebocoran, jangan malah dibully dan dikata katai kasar. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.