Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelaku Pariwisata Lirik Kesempatan Promosi di BBTF

Bali Tribune/ I Ketut Ardana
balitribune.co.id | Denpasar - Ajang promosi pariwisata yang bertempat di Bali atau dikenal Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) tampaknya tetap diminati oleh pelaku industri pariwisata Bali sebagai tempat untuk mengenalkan produk-produknya kepada tour operator (TO) dari luar negeri. Pasalnya, setiap tahun penyelenggaraan event promosi pariwisata berkelas internasional tersebut mampu mendatangkan ratusan TO potensial yang berasal dari sejumlah negara. 
 
Ketua Panitia BBTF 2019 yang juga Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Bali, I Ketut Ardana mengungkapkan bahwa TO yang hadir pada setiap promosi pariwisata tahunan di Nusa Dua, Badung ini merupakan travel agent luar negeri yang membawa puluhan ribu wisatawan ke Bali. 
 
"Sehingga BBTF tempat yang tepat bagi industri pariwisata Bali dan sekitarnya untuk mempromosikan produk wisatanya. Karena yang hadir memang pembeli atau TO yang potensial," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (12/4).
 
BBTF yang akan berlangsung pada 25-29 Juni 2019 dikatakan Ardana telah banyak menarik minat pelaku industri pariwisata Bali. "Per hari ini baru 107 seller/penjual dari kalangan industri pariwisata baik dari Bali dan daerah lainnya di Indonesia yang registered. Tapi belum termasuk dari Pemda-pemda seperti Klungkung, Gianyar, Karangasem termasuk dari Kemenpar dengan 1 pavilionnya yang akan mmbawa beberapa industri dari berbagai daerah," terangnya. 
 
Para pelaku pariwisata pun masih punya kesempatan untuk register menjadi seller di ajang BBTF tahun ini. "Untuk buyer/pembeli per hari ini sudah ada 241 company yang registered dari 53 negara," sebut Ardana. 
 
Disebutkannya, seller yang telah terdaftar di BBTF 2019 ini berasal dari kalangan hotel, atraksi wisata, restoran dan lainnya. "Space-nya masih banyak kosong, jadi kami masih membutuhkan banyak yang register," cetusnya. 
wartawan
Ayu Eka Agustini
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diklaim Efektif Cegah Kebakaran, Controlled Landfill TPA Mandung Capai 70 Persen

balitribune.co.id I Tabanan - Penerapan metode pengurugan secara terkendali (controlled landfill) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, menunjukkan progres signifikan. Hingga kini, progres pengerjaannya telah mencapai 70 persen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.