Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemancing Ditemukan Tewas di Pantai Samabe

Bali Tribune / PENCARIAN - Basarnas Bali bersama unsur SAR Gabungan melakukan pencarian korban tenggelam, Sabtu (14/1) pukul 14.20 Wita.
balitribune.co.id | DenpasarSeorang pemancing, Imam Sadiki (44) ditemukan tewas tenggelam saat memancing di Pantai Samabe, Nusa Dua, Kuta Selatan, Minggu (15/1). Diduga kuat, ia tidak sadar saat air laut naik atau pasang.
 
Informasi yang diterima oleh Basarnas Bali dari pihak keluarga korban, awalnya ia memancing di pinggiran pantai pada Sabtu (14/1) pukul 14.20 Wita. Ketika air mulai pasang dan saat kembali ke darat, ia tercemplung ke palungan sehingga tenggelam dan hilang.
 
"Korban memancing tidak menggunakan life jacket," ungkap Kepala Seksi Siaga dan Operasi Basarnas Bali, AA Alit Supartana. 
 
Setelah mendapat laporan kejadian tersebut, Basarnas Bali bersama unsur SAR Gabungan, yaitu Polair Polda Bali, Polsek Kuta Selatan, Banser Tanggap Bencana (BAGANA) dan keluarga korban melakukan pencarian. Petugas melakukan pencarian menggunakan rubber boat dengan menyisir seputaran korban terseret arus. Selain itu, tim darat yang melakukan koordinasi serta penyisiran di bibir pantai. Namun pencarian dilakukan malam itu tidak membuahkan hasil. Jasad korban baru berhasil diketemukan Minggu (15/1) pukul 06.00 Wita. Saat itu air surut sehingga tubuh korban terlihat walaupun sebagian tertutup pasir.
 
"Posisinya terdampar di pinggir pantai, kurang lebih 800 meter arah timur laut dari lokasi awal korban memancing," terang Alit Supartana.
 
Jenasah korban langsung dibawa ke Masjid Al Fatah Taman Griya, Jimbaran menggunakan ambulance Banser Tanggap Bencana.
wartawan
RAY
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.