Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkot Gelar Petitenget Rahina Tumpek Landep VIII

Tumpek
CABUT KERIS - Walikota Denpasar, IB Rai D Mantra mencabut keris pusaka di depan Museum Bali sebagai tanda pembukaan Petinget Rahina Tumpek Landep VIII Tahun 2016, Selasa (31/5) lalu.

Denpasar, Bali Tribune

Bertujuan untuk memberikan pemahaman secara holistik tentang tata nilai dan filosofi keagungan Keris Pusaka Indonesia, dan Warisan Budaya terkait kekayaan, keragaman dan kejeniusan keris Nusantara. Pemerintah Kota Denpasar melalui Disperindag Kota Denpasar belum lama ini menggelar Petinget Rahina Tumpek Landep.Kegiatan tersebut berlangsung di depan Museum Bali,Denpasar.

Dalam pernyataannya, Walikota Denpasar, IB Rai D Mantra, berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman tentang makna dan peranan Hari Tumpek Landep sebagai motor penggerak teknologi di Bali. Menurutnya, kegiatan ini merupakan suatu sign event yang menunjukkan kemampuan orang membuat keris secara intelektual, spiritual dan emosional.

“Kami harapkan para perajin keris di Kota Denpasar untuk dapat meningkatkan produktivitas dan kreatifitasnya dengan bertukar dengan sesama perajin serta masyarakat,” kata Rai Mantra. Sementara, Bendesa Adat Desa Pakraman Denpasar, AA Oka Suwetja, menerangkan, ada perbedaan signifikan gelaran ini dengan tahun sebelumnya.

Dikatakan Suwetja, di gelaran untuk kedelapan kalinya ini, masyarakat bisa mengurus sertifikasi serta kualifikasi keris yang dipamerkan. “Banyak masyarakat yang memiliki keris secara turun temurun tidak tahu spesifikasi kerisnya secara detail, seperti luk, pamor, fungsi, tahun pembuatan dsb. “Masyarakat yang ingin mensertifikatkan kerisnya bisa membawa keris ke lokasi kegiatan,” ucapnya.

Kadisperindag Kota Denpasar, Wayan Gatra, menambahkan, Petinget Rahina Tumpek Landep ini digelar lebih awal dari jadwal yang ditetapkan sebelumnya agar tidak berbenturan dengan jadwal Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXIIX nanti. “Bagi masyarakat yang ingin tahu, kapan dan bagaimana proses pembuatan keris bisa datang langsung ke lokasi pameran,” ajaknya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click

Gubernur Koster Minta Pansus TRAP DPRD Bali Awasi Ketat Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meminta DPRD Provinsi Bali, khususnya Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP), untuk terus mengawasi alih fungsi lahan produktif yang semakin masif di Pulau Dewata.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Bali, Rabu (25/3/2026), sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Roda Dua Mulai Padati Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini arus balik masih terus mengalir di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Tidak hanya pengguna jasa penyeberangan yang masuk Bali yang mengalami peningkatan, menjelang berakhirnya Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri, arus keluar Bali juga mengalami peningkatan.

Baca Selengkapnya icon click

Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan, Polisi Periksa Lima Saksi

balitribune.co.id I Mangupura - Polres Badung terus mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw, yang tewas dikeroyok dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.