Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengunjung Khawatirkan Jalur Track Hutan Mangrove

HUTAN MANGROVE - pengunjung saat melalui jalur track kayu di Hutan Mangrove Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Denpasar

BALI TRIBUNE - Taman Hutan Raya Ngurah Rai yang berada di Suwung Kauh, Denpasar tampaknya menjadi destinasi favorit masyarakat lokal dan wisatawan domestik serta turis asing. Dari pantauan BALI TRIBUNE - , Minggu (14/10) sejak dibuka dari pukul 08.00 Wita hingga 18.00 Wita, taman hutan raya yang menyajikan hutan mangrove kerap didatangi pengunjung baik hanya untuk bersantai bersama keluarga, rekan dan bahkan pengambilan gambar atau foto prewedding.  Tampak calon pasangan dari Tiongkok sedang melakukan dokumentasi sebelum melangsungkan pernikahan di dekat gazebo di tengah-tengah Taman Hutan Raya Ngurah Rai. Mereka pun dengan fokus dan semangat menampilkan sejumlah adegan yang diarahkan oleh fotografer dan videografer. Begitu pun masyarakat lokal kebanyakan yang mengajak anak-anak mereka bertepatan hari libur.  Namun untuk menyusuri rindangnya hutan mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai ini, para pengunjung harus berjalan sangat hati-hati. Hal itu dikarenakan kondisi jalur track sepanjang sekitar 1,7 kilometer yang terbuat dari kayu tersebut kondisinya cukup memprihatinkan. Tidak sedikit kayu-kayu penyangga itu sudah membusuk dan patah, bahkan tidak kuat menahan beban ketika pengunjung melewati jalur ini. Selain berlubang, kondisi jalur track kayu ini mulai miring dan tidak kokoh.  Dikhawatirkan, jika pengunjung tidak hati-hati berjalan di jalur itu maka akan menyebabkan kaki terpelincir. Para pengunjung berharap, pihak pengelola segera memperbaiki jalur track kayu tersebut. Mengingat itu merupakan satu-satunya cara untuk menyusuri hutan mangrove. Padahal pihak pengelola memberlakukan tarif masuk senilai Rp 10 ribu per orang. Semestinya jalur ini dirawat dengan baik sehingga tidak menimbulkan kesan menyeramkan untuk para pengunjung yang mengeksplor hutan bakau tersebut.  Salah seorang pengunjung dari Nusa Penida Winata saat ditemui bersama rekan-rekannya mengaku jika jalur track kayu di sepanjang hutan mangrove sangat mengkhawatirkan. Kondisinya tidak layak digunakan olen pengunjung karena takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Dia berharap kepada pihak pengelola agar segera memperbaiki jalur track itu. Hal ini untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi para pengunjung. "Pengelola harus segera bertindak memperbaiki kayu jalur track yang pakunya sudah lepas, berlubang ini. Kasian saya lihat banyak anak-anak yang melintas di sini," katanya.  Pengunjung lainnya Suparta juga menyatakan hal senada bahwa jalur track tersebut sungguh menakutkan. Pengunjung harus sangat berhati-hati dan memperhatikan langkah mereka supaya tidak terpeleset karena kayunya dalam kondisi miring dan berlubang. "Mohon agar pihak pengelola memperhatikan kondisi ini," ucapnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Dampak Angin Ribut, Sejumlah Bangunan Porakporanda

balitribune.co.id I Gianyar - Suara gemuruh angin ribut membuat warga Gianyar terbangun cemas, Kamis (5/3/2026) dinihari. Angin yang berhembus kencang selama 40 menit itu disusul hujan dan menimbulkan pohon bertumbangan serta kerusakan sejumlah bangunan. Syukurnya, hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Ikuti Korve Aksi Bersih Sampah di Pantai Jimbaran

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa mengikuti Korve Aksi Bersih sampah di Pantai Jimbaran, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan wood Chipper oleh Kementrian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Kepada Pemkab Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Sorga Mekar Rusak Rumah Warga, 2 KK Mengungsi

balitribune.co.id I Singaraja -  Diduga akibat curah hujan tinggi dan faktor kelabilan tanah, terjadi fenomena perayapan tanah (soil creep) melanda kawasan Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Buleleng. Rayapan tanah sendiri merupakan salah satu bentuk dari longsor bergerak dengan lambat, namun memiliki daya rusak yang besar.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Buleleng Rencanakan Budidaya Apel di Desa Gitgit

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Distan) tengah menyiapkan program pengembangan tanaman apel di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Program ini dirancang sebagai langkah diversifikasi lahan pertanian sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata di kawasan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sempat Vakum Hampir Satu Dekade, Parade Ogoh-ogoh Sanur Metangi Siap Digelar di Pantai Mertasari

balitribune.co.id I Denpasar -  Semangat persatuan pemuda di kawasan Sanur kembali menggeliat melalui gelaran Parade Ogoh-ogoh bertajuk Sanur Metangi 2026 yang akan digelar pada tanggal 11-12 Maret 2026 di Pantai Mertasari Sanur, Denpasar. Setelah vakum hampir satu dekade, ajang kreativitas menyambut Hari Raya Nyepi ini kembali hadir dengan konsep “Samuhita” yang berarti menyatukan seluruh elemen menjadi satu kesatuan.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.