Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penyeberangan Kapal Cepat Masih Buka Tutup, Tergantung Kondisi Cuaca di Selat Lombok

Bali Tribune/DIBUKA - Penyeberangan kapal cepat dari Pelabuhan PAdang Bai tujuan Gili Trawangan Lombok dibuka kembali.
balitribune.co.id | Amlapura - Setelah sempat ditutup selama hampir tiga hari akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi, Senin (17/6), seluruh aktifitas penyeberangan kapal cepat dari Pelabuhan Rakyat Padang Bai tujuan Gili Trawangan dan Gili Air. Lombok, NTB, akhirnya kembali dibuka oleh Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padang Bai.
 
Dari pantauan koran ini, dari awalnya menggunakan jasa Ferry di Dermaga Padang Bai, Senin pagi kemarin, ribuan wisatawan asing mulai memadati Pelabuhan Rakyat untuk menunggu diberangkatkan menggunakan kapal cepat sesuai dengan tiket perusahaan jasa penyeberangan kapal cepat yang mereka punya. Kepada koran ini, Kepala KSOP Padang Bai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin, menyebutkan jika penyeberangan kapal cepat sudah mulai dibuka dari pukul 08.00 Wita kemarin.
 
Keputusan ini diambil menyusul mulai membaiknya kondisi cuaca termasuk ketinggian gelombang di tengah perairan Selat Lombok yang menjadi jalur penyeberangan Ferry dari Padang Bai menuju Lembar atau sebaliknya maupun kapal cepat tujuan Gili Trawangan atau Gili Air, Lombok Utara. Kendati demikian pihaknya terus memantau perkembangan cuaca di tengah perairan Selat Lombok, melalui komunikasi radio dengan para Nakhoda Kapal maupun dari laporan prakiraan cuaca yang dikirimkan oleh Kantor BMKG Wilayah III Denpasar.
 
“Kita sudah buka dari pagi pukul 08.00 Wita! Tapi hanya sampai siang saja karena siang kita kembali lakukan penundaan penyebrangan karena pada saat itu cuaca ditengah perairan kembali memburuk,” ucap Eka Suyasmin. Pihaknya juga mengimbau kepada operator atau Nakhoda kapal cepat untuk terus waspada terhadap kondisi cuaca dan meningkatkan keselamatan bagi penumpang kapal. 
 
Sementara itu, aktifitas bongkar muat kapal di Dermaga Fery Pelabuhan Padang Bai sudah berjalan normal, dimana dua dermaga sudah berfungsi dengan baik menyusul terjangan ombak pantai yang sudah mulai mereda. Hanya saja, sejumlah kapal juga masih harus antre untuk sandar di Pelabuhan Padang Bai, satu hingga dua jam lamanya. 
wartawan
Redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diklaim Efektif Cegah Kebakaran, Controlled Landfill TPA Mandung Capai 70 Persen

balitribune.co.id I Tabanan - Penerapan metode pengurugan secara terkendali (controlled landfill) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, menunjukkan progres signifikan. Hingga kini, progres pengerjaannya telah mencapai 70 persen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.