Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perawatan Sepeda Motor Saat Bulan Puasa Ala Yamaha

Bali Tribune/ Check-up kendaraan sebelum berpergian.


balitribune.co.id | Di bulan Ramadan ini, selain menjalani ibadah puasa, aktivitas lainnya tentunya tetap harus dijalankan. Baik itu rutinitas kegiatan harian maupun mengisi waktu luang dengan mengerjakan hobi, atau mengasah bakat dan keterampilan. Lalu bagi pengguna sepeda motor, memperhatikan kondisi kendaraan yang digunakan, dapat menjadi cara untuk memanfaatkan waktu, misalnya saat menunggu buka puasa.
 
Konsumen bisa melakukannya sendiri, sebagai salah satu bentuk tindakan ringan untuk tetap menjaga performa motor demi mendukung kelancaran aktivitas. "Di bulan puasa ini, kami menyarankan konsumen agar tidak lupa juga melakukan pengecekan sepeda motor. Ini penting dilakukan agar tidak ada problem yang terlewatkan, karena ini dapat berdampak pada kegiatan sehari-hari. Untuk itu, kami memberikan beberapa panduan yang dapat dilakukan oleh konsumen sendiri sehingga motor terawat dengan baik," papar M Abidin, GM After Sales & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Berikut panduan pengecekan yang dapat dilakukan oleh konsumen :
 
Bahan bakar. Pastikan kondisi bahan bakar melalui indikator speedometer bahan bakar, jika motor jarang digunakan baiknya tangki bahan bakar kondisi full tank untuk menghindari terjadi penguapan. Sekalian cek apakah ada kebocoran dari bahan bakar, misalnya dengan bau bahan bakar di sekitar motor.
 
Oli mesin. Gunakan stik oli mesin, untuk mengecek apakah level oli mesin masih di dalam batas normal dan cek juga apakah ada kebocoran oli di sekitar motor.
 
Rem. Lalu cek sistem pengereman dengan menekan tuas rem, apakah berfungsi dengan normal dan pastikan lampu rem belakang menyala. Perhatikan juga level minyak rem melalui celah intip reservoir / tempat penampung minyak rem, pastikan berada dalam batas normal.
 
Throttle (gas). Pastikan dengan memutar throttle dengan lembut dan tidak ada kesan terhambat atau nyangkut, hal ini bisa membahayakan saat berkendara.
 
Ban. Pastikan alur masih dalam batas normal dengan melihat tanda keausan dari ban dan juga fisiknya. Ban dengan keausan yang sudah lewat batas akan membahayakan saat berkendara, karena daya traksi ban berkurang. Jika kempes, segera cek ke bengkel resmi Yamaha terdekat.
 
Indicator dan signal. Pastikan semua signal indikator dan lampu menyala, seperti lampu depan, lampu belakang, lampu sein dan klakson berfungsi dengan baik.
 
Bersihkan motor. Rutin membersihkan motor dari debu dan kotoran lainnya.Pengecekan sejumlah bagian penting dari sepeda motor yang dapat dilakukan oleh konsumen sendiri itu turut membantu jika ditemukan ada kendala yang harus diantisipasi. Apalagi kalau sampai membutuhkan bantuan dari tenaga dan jasa profesional teknisi.
 
Terkait hal tersebut, Yamaha memberikan kemudahan bagi konsumennya dengan menyediakan layanan Service Kunjung Yamaha (SKY) sebagai solusi mengatasi masalah pada sepeda motor. Dengan layanan ini, teknisi Yamaha dapat melakukan service di tempat tinggal konsumen yang berhubungan dengan perawatan berkala.
 
Konsumen pun makin dimudahkan karena saat ini telah tersedia aplikasi My Yamaha Motor yang memberikan informasi mengenai SKY dan lokasi jaringan resmi Yamaha terdekat. Dengan begitu, seandainya juga dibutuhkan layanan service yang harus dikerjakan di bengkel resmi Yamaha, cukup mengakses informasi dari My Yamaha Motor. Beragam manfaat lainnya pun bisa diperoleh seperti riwayat perawatan motor konsumen, produk, event dan promo menarik dari Yamaha.
wartawan
Hendrik B Kleden
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.