Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Peringatan Hardiknas dan Hari Otda , Dari Tarian Massal Hingga Kunjungi Siswa

Hardiknas
SAMPAIKAN - Para siswa menyampaikan keluhkesahnya kepada Bupati Artha saat peringatan Hardiknas, Rabu (2/5).

BALI TRIBUNE - Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Otonomi Daerah (Otda) dilaksanakan, Rabu (2/5), di Stadion Pecangakan. Peringatan Hardiknas kali ini mengambil tema Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan. Sedangkan pada Hari Otda ke 22 kali ini mengambil tema Mewujudkan Nawa Cita Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang Bersih dan Demokratis.

Bertindak sebagai Inspektur  Upacara Bupati Jembrana I Putu Artha. Diikuti oleh Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, FKPD Kabupaten Jembrana, Pejabat Kepala OPD dan ASN Pemkab Jembrana, guru serta siswa dari SD hingga SMA, juga dipentaskan Tari Mekepung massal yang ditarikan oleh 154 orang dari 22 kelompok tari.

Bupati Jembrana I Putu Artha mengharapkan seluruh komponen yang terkait dengan dunia pendidikan agar dapat bekerja sebaik-baiknya agar ke depannya Pendidikan dan Revolusi Mental bisa benar-benar terealisasi dengan baik, sehingga generasi muda penerus bangsa serta masyarakat siap dan mampu bertahan dengan kemajuan tanpa meninggalkan etika dan moral dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Bupati Artha juga mengatakan dalam mewujudkan kesejahteraan akan menjadi sebuah keniscayaan jika otonomi daerah diselenggarakan secara akuntabel, transparan, berkepastian hukum dan partisipatif. “Ada 3 hal yang menjadi perhatian dan penekanan kita bersama. Pertama Integritas dan etika profesionalisme aparatur pemerintahan, kedua Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, ketiga pengingkatan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan public,” ujar Artha. Penyelenggaraan Otonomi Daerah di Jembrana saat ini peringkat dua di Bali dan peringkat ke 63 di tingkat nasional dari 397 kabupaten di Indonesia.

Usai apel, diserahkan bantuan dari K3S Jembrana kepada 5 siswa kurang mampu, 5 Panti Asuhan dan kepada 3 penderita sakit kronis. Selain menyerahkan penghargaan kepada juara Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SD dan SMP yakni Peringkat Pertama pada Mapel Matematika diraih oleh I Made Ngurah Bagus Dwijaputra dan Mapel IPA diraih oleh I Putu Nandana Wira Adnyana serta tingkat SMP pada peringkat pertama Mapel Matematika diraih oleh I Gede Ngurah Bagus Arthayasa, Mapel IPA diraih oleh Mochammad Annas Firmansyah, dan Mapel IPS diraih oleh Kadek Anggi Taradita, Bupati I Putu Artha juga mengunjungi  sejumlah  sekolah di Jembrana.  Bupati Artha memantau langsung  kondisi  fisik serta sarana dan prasarana sekolah termasuk proses belajar mengajar.

Saat mengunjungi SMP Negeri 3 Negara, SD Negeri 6 Pendem, SMP Negeri 6 Negara dan SD Negeri 2 Tegal Badeng Barat, para siswa yang merupakan penerima bantuan berkeluh kesah mulai mengenai persoalan pribadi maupun kondisi keluarganya. Bahkan salah satu dari mereka dijumpai Artha dalam kondisi sakit dan perlu perawatan lebih lanjut. Bupati Artha juga mengunjungi anak-anak yang sedang sakit di Desa Tegal Badeng Barat, Negara, dan warga yang ada di Kelurahan Loloan Timur, Jembrana.

Menurutnya, perayaan Hardiknas tidak hanya dirayakan secara seremonial semata, melainkan dengan memberikan motivasi serta berbagi  langsung kepada para siswa. Harapannya mereka bisa bisa termotivasi untuk terus belajar, mengejar ilmu  di tengah keterbatasan yang dimiliki karena kondisi keluarganya yang kurang mampu. 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.