Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pinsar Broiler Bali Keluhkan Tersendatnya Pasokan dan Menumpuknya Stok Ayam

Bali Tribune / AYAM - Para peternak ikut mengalami tekanan akibat menumpuknya stok. Serapan ayam saat ini hanya 40% (sekitar 60.000 ekor/hari) jika dibandingkan dengan situasi biasa, normalnya 180.000-200.000 ekor/ hari.

balitribune.co.id | Denpasar - Imbas  dari merebaknya wabah covid 19 rupanya juga dirasakan para peternak ayam yang tergabung dalam Pinsar Broiler Bali (PBB). Menurut Ketua Pinsar Broiler Bali, Yahya yang dihubungi melalui selulernya, Sabtu (4/4) mengatakan, kondisi saat ini sangat tidak menguntungkan, apalagi ditambah dengan adanya pembatasan masyarakat yang akan pergi ke pasar, akibatnya sudah bisa ditebak, serapan ayam di pasar tidak seperti biasanya. 

“Situasi terpuruk yang kami hadapi sebenarnya terjadi sama diseluruh Indonesia. Ayam  tidak terserap dengan baik, terjadi penumpukkan stok dikandang dan harga ditawar sangat-sangat murah, bahkan kalau di Jawa terendah sampai 6.000/kg ayam hidup,” ungkap Yahya. 

Sama halnya  di Bali, para peternak juga ikut mengalami tekanan akibat menumpuknya stok. Serapan ayam saat ini hanya 40% (sekitar 60.000 ekor/hari) jika dibandingkan dengan situasi biasa, normalnya 180.000-200.000 ekor/ hari.

“Akibat pembatasan pembukaan pasar tradisional, warung-warung, sangat nyata berefek terhadap serapan daging ayam yang menjadi sumber protein masyarakat,” tuturnya.

Lantas ia mengatakan, harga daging ayam Sabtu (4/4) ditingkat peternak sampai menyentuh 14.000/ kg, padahal Harga Pokok Produksi  (HPP) sebenanrnya Rp 19.500/kilogram dan kemungkinan akan terus tertekan lagi. Kondisi akan semakin parah bila pasokan  daging ayam dari jawa tidak dihentikan bisa dipastikan daging ayam akan membanjiri Bali, jelas situasi ini semakin menambah berat kondisi dan kerugian para peternak di Bali.

“Sudah banyak peternak yang menghentikkan usahannya alias gulung tikar akibat tertekannya harga dan pasokan,” sebutnya.

Untuk itulah Yahya selaku Ketua PBB Bali yang membawahinpara peternak ayam di Bali berharap beberapa hal kepada pemerintah yang antara lain;

1. Meninjau kembali kebijakkan  jam buka pasar tradisional. Pasalnya, dengan dibatasi jam buka, justru pihaknya melihat adanya penumpukan pembeli di pasar. Namun bila jam buka diperpanjang, misal dari jam 7 s.d jam 4 sore, maksudnya memberi peluang masyarakat untuk tidak  berkerumun ke pasar dan hal ini dapat memberi peluang pedagang daging, sayur dan kebutuhan pokok lain, sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang.

2. Menyikapi kembali maraknya daging dari Jawa dengan kwalitas yang tidak baik masuk ke Bali, kami berharap pemerintah (Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan) dapat berkoordinasi dengan pihak Karantina Gilimanuk dan satgas pangan, agar melakukan monitoring dan sidak.

Dari pantauannya harga daging dipasar yang di ecer masih tinggi  40.000/ kg. Mestinya dengan kondisi harga dipeternak 14.000-15.000/ kg, harga daging di pasar harusnya 25.000-30.000/kg.

“Kita mesti bersikap mencari solusi untuk persoalan ini, jangan sampai nanti timbul kesan , sudah kondisi sulit, harga justru melambung,” pungkasnya.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Bupati Badung Siapkan Penataan Besar Kawasan Kuta, Mulai dari Trotoar 4 Meter hingga Transportasi Listrik

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mulai menyiapkan penataan besar-besaran kawasan Kuta sebagai upaya mengurai kemacetan sekaligus mengembalikan citra Kuta sebagai ikon pariwisata Bali.

 Penataan tersebut meliputi pelebaran trotoar, penataan kabel utilitas bawah tanah, penyediaan kantong parkir hingga pengembangan transportasi publik berbasis listrik.

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Irigasi Subak Tampuagan Mubazir

balitribune.co.id | Bangli - Proyek saluran irigasi di Subak Tampuagan, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli, memicu kekecewaan mendalam bagi krama subak setempat. Proyek yang dibiayai anggaran miliaran rupiah tersebut dinilai dikerjakan asal-asalan, tidak sesuai usulan masyarakat, hingga terancam mubazir karena pengerjaannya yang molor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bangli Perjuangkan Jasa Imbal Lingkungan

balitribune.co.id | Bangli - Sebagai daerah konservasi yang menyuplai kebutuhan air bagi berbagai wilayah di Bali, Kabupaten Bangli kini tengah berjuang untuk mendapatkan kompensasi berupa Jasa Imbal Lingkungan. Langkah ini merupakan upaya serius Pemerintah Kabupaten Bangli di bawah kepemimpinan Bupati Sang Nyoman Sedana Arta untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah.

Baca Selengkapnya icon click

HUT Kota Bangli ke-822 Semarak Tanpa Gerogoti APBD

balitribune.co.id | Bangli - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-822 Kota Bangli tahun 2026 membuktikan bahwa kemeriahan tidak harus bergantung pada anggaran besar. Meski dikemas dengan konsep kesederhanaan dan efisiensi, puncak peringatan yang dipusatkan di Alun-alun Bangli, Minggu (10/5/2026), tetap berlangsung semarak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemerintah Kota Denpasar Perkuat Sinergi Kelola Sampah Bersama Pelaku Wisata

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar terus bergerak dalam optimalisasi penanganan sampah di berbagai sektor. Kali ini, melalui Dinas Pariwisata, turut mengumpulkan pengusaha di sektor Hotel, Restoran, Kafe/Katering (Horeka) dan Daerah Tujuan Wisata (DTW) untuk mendukung optimalisasi pengolahan sampah berbasis sumber di Dharma Negara Alaya, Jumat (8/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bekuk 10 Pengoplos Gas di Karangasem, Pelaku Terancam Denda Rp60 M

balitribune.co.id | Amlapura - Polres Karangasem secara resmi merilis kasus penyalahgunaan gas Elpiji bersubsidi pada Jumat (8/5/2026). Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari penggerebekan sebuah gudang pengoplosan di Desa Subagan, Kelurahan Subagan, Karangasem, beberapa waktu lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.