Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PLTS Tertutup Abu Vulkanik

Bali Tribune/ ABU VULKANIK - Petugas melakukan pembersihan panel yang tertutup abu vulkanik di PLTS dusun Bangklet, Desa Kayubihi, Bangli.
balitribune.co.id | Bangli - Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Dusun Bangklet, Desa Kayubihi, Bangli terpapar abu vulkanik pasca Gunung Agung erupsi semalam. Petugas PLTS langsung melakukan pembersihan panel-panel yang tertutup abu, Kamis (4/4). Sementara itu wilayah yang terpapar abu vulkanik yakni seputaran Dusun Bangklet, dan Desa Landih, Kecamatan Bangli.
 
Pantauan di PLTS Bangli, sejumlah petugas sedang membersihkan panel surya menggunakan air. Abu yang penutup panel ketebalannya 1-2 milimeter (mm). Terdapat 5.004 panel yang tertutup abu.
 
Direktur PLTS Bangli Alit Putra mengungkapkan, paparan abu vulkanik pada panel surya berimbas pada penyerapan sinar matahari sehingga harus segera dilakukan pembersihan. 
 
"Petugas kami langsung melakukan pembersihan sesuai dengan SOP," ungkap Direktur yang baru menjabat 11 Maret lalu. Sambungnya, untuk pembersihan hanya menggunakan air saja. 
 
Bila tidak ada paparan abu lagi  dalam seminggu ini, proses pembersihan tuntas dilakukan. Namun jika kembali terjadi erupsi dan abu sampai di wilayah tersebut maka prmbersihan harus dimulai dari awal.
 
"Kami tidak bisa memastikan kapan tuntasnya, jika kembali terpapar abu otomatis dibersihkan ulang," terangnya sembari menyebutkan ada 6-8 orang petugas yang bekerja. 
 
Dia menjelaskan, untuk dapat menyerap sinar matahari dengan optimal maka panel harus dijaga kebersihannya. Bahkan diareal bawahnya juga harus bersih, tidak ada tanaman yang dapat mengganggu proses penyerapan cahaya sinar matahari. "Rumput-rumput di sekitarnya rutin di pangkas serta untuk pembersihan panel dilakukan secara berkala," imbuhnya. 
 
Bagian Keuangan PLTS Bangli, I Nengah Cahyadi menambahkan, untuk proses pembersihan pihaknya masih kekurangan tenaga, sehingga seluruh petugas dilibatkan, tidak hanya petugas kebersihan saja. "Petugas diluar kebersihan juga dilibatkan untuk membantu," ujarnya. 
 
Ditanya soal daya listrik yang dihasilkan, Nengah Cahyadi mengatakan hasilnya tidak menentu menyesuaikan dengan cuaca. "Bila cuaca normal dalam sehari bisa menghasilkan 3.000 KwH, namun jika cuaca kurang bersahabat, paling menghasilkan 1.200 KwH sampai 1.800 KwH," bebernya. 
 
Seperti diketahui Pemkab Bangli sudah melakukan MoU dengan PLN, sehingga hasil PLTS dibeli oleh pihak PLN. Nengah Cahyadi menyebut per 1 KwH dihargai Rp 750. 
 
Di lokasi terpisah, salah seorang warga Dusun Palaktiying, Desa Landih, I Nengah Kania mengatakan wilayahnya terpapar abu mulai dari pukul 01.00 Wita hingga 03.00 Wita. Alhasil seluruh tanaman tertutup abu. Pria yang keseharian sebagai petani ini menyebutkan akibat rerumputan tertutup abu, sebelum diberikan pada hewan ternak lebih dulu dicuci.
 
"Kalau erupsi sebelumnya kami sampai beli pakan ternak. Pakan berupa batang tanaman pisang. Harganya Rp 15 ribu per batang," tuturnya. 
 
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bangli, I Wayan Karmawan mengatakan dari hasil pemantauan wilayah Landih dan sebagian Kayubihi terpapar abu. "Paparan abu tidak sampai mengganggu aktifitas warga. Sejauh ini tidak berdampak signifikan," jelasnya. 
 
Disampaikan pula, sementara ini belum ada kegiatan bagi-bagi masker. "Kami juga menunggu petunjuk BPBD Provinsi, sehingga dalam penangan bisa sejalan. Untuk saat ini lebih meningkatkan kewaspadaan saja," tandasnya. 
wartawan
Agung Samudra
Category

SOM-20, Momentum Memperkuat  Konservasi Laut dan Ketahanan Kawasan Terhadap Perubahan Iklim

balitribune.co.id | Mangupura - Pertemuan Tingkat Pejabat Senior ke-20 atau 20th Senior Officials’ Meeting (SOM-20) Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Security (CTI-CFF) yang berlangsung 10-11 Desember 2025 di Kabupaten Badung, Bali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama regional dalam konservasi laut, pengelolaan perikanan berkelanjutan, dan peningkatan ketahanan kawasan terhadap perubahan iklim.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanpa Kantongi PBG, Bangunan Investor di Hutan TNBB Disegel

balitribune.co.id | Negara - Bangunan di kawasan hutan Balai Taman Nasional Bali Barat (TNBB) yang mencuat belakangan ini ternyata belum mengantongi dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Persoalan tersebut terungkap saat sidak yang dilakukan oleh DPRD Kabupaten Jembrana bersama instansi terkait ke lokasi bangunan tersebut berdiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Banjir Bandang di Manggis, Jalur Denpasar-Karangasem Lumpuh 2 Jam

balitribune.co.id | Amlapura - Banjir banjir bandang menerjang dua desa di Kecamatan Manggis, yakni Desa Antiga Kelod dan Desa Gegelang. Sejumlah rumah terendam banjir, lebih dari lima unit mobil milik warga juga terendam banjir, bahkan satu unit mobil yang terparkir di pinggir jalan di Desa Antiga Kelod juga nyaris hanyut, namun beruntung warga sigap dan langsung mengikat mobil tersebut dengan tali plastik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.