Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Potensi Pelanggaran Pilkada Mulai Tercium

Pilkada
Ketut Rudia

Denpasar, Bali Tribune

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali mengendus adanya sejumlah potensi pelanggaran dan konflik jelang Pilkada Buleleng Februari 2017. Terciumnya gelagat ini, menyusul ramainya media sosial menggunjingkan pemakaian atribut bakal pasangan calon tertentu oleh aparat birokrasi di Bumi Panji Sakti itu.

Dari perbincangan di media sosial, Bawaslu Provinsi Bali menyimpulkan bahwa pemakaian atribut bakal pasangan calon itu banyak mendapat sorotan masyarakat. Bahkan disinyalir ada potensi akan terjadinya pelanggaran dan konflik terkait hal tersebut. Mencermati hal ini, Ketua Bawaslu Provinsi Bali, Ketut Rudia, meminta Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Buleleng agar mulai memetakan potensi pelanggaran dan konflik jelang Pilkada Buleleng.

Permintaan ini disampaikannya saat memberikan bimbingan teknis (Bimtek) Panwas Pilkada Buleleng dan Panwas Kecamatan se-Buleleng, di Denpasar, Senin (8/8). Dalam Bimtek ini, para pengawas Pilkada Buleleng juga dibekali dengan teknis dan mental untuk mengawasi pelaksanakan tahapan Pilkada Buleleng. “Pemberian bekal teknis dan mental itu agar anggota Panwas Buleleng melaksanakan kerjanya dengan optimal,” tutur Rudia.

Pemberian bimbingan kepada Panwas Pilkada Buleleng ini, akan berlangsung hingga 10 Agustus dan diikuti 32 orang pengawas. Rinciannya, tiga anggota Panwas Kabupaten Buleleng, anggota Panwas Kecamatan se-Kabupaten Buleleng, kepala sekretarit dan bendahara Panwas Kabupaten Buleleng, staf SDM dan staf Hukum Bawaslu Provinsi Bali. “Dari pembekalan ini, diharapkan dapat dipahami apa yang menjadi tugas pengawas dan tanpa merasa gentar dan takut menegakkan aturan. Siapapun yang melanggar aturan harus ditindak,” tandas Rudia.

Ia menambahkan, maraknya pemakaian atribut bakal pasangan calon tertentu oleh aparat birokrasi di Buleleng, telah menjadi sorotan di media sosial. Rudia berpandangan, secara etika seharusnya birokrat tidak memakai atribut seperti itu. Sebab nantinya masyarakat mempersepsikan bahwa birokrat bagian dari pasangan calon tersebut. Walau ada potensi pelanggaran, demikian Rudia, namun pengawas belum bisa mengambil sikap.

Sebab, sampai saat ini belum ada pasangan calon yang ditetapkan oleh KPU sebagai peserta Pilkada Kabupaten Buleleng. “Karena itu saya menghimbau kepada aparat birokrasi, agar berhati-hati. Jangan sampai ada persepsi, mereka tidak netral dan terkesan memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon yang mau maju dalam Pilkada Buleleng 2017 nanti,” tuturnya. Rudia mengingatkan, sampai saat ini nama pasangan calon seperti dalam atribut itu secara resmi belum ditetapkan sebagai pasangan calon oleh KPU.

“Panwas akan menindak hal semacam itu, jika sudah ada penetapan pasangan calon oleh KPU Buleleng,” janji Rudia. Pada kesempatan itu, Rudia juga menghimbau kepada bakal pasangan calon yang ingin mendaftarkan diri lewat jalur perseorangan, agar tidak unjuk kekuatan. “Jor-joran massa akan sangat berpotensi besar terjadinya konflik. Kami berharap agar situasi di Buleleng tetap kondusif,” pungkasnya.

wartawan
San Edison
Category

Jeritan Petani Karangasem: Jatah Subsidi Seret, Pupuk Non-Subsidi Tak Terbeli

balitribune.co.id | Amlapura - Kelangkaan pupuk yang terjadi selama beberapa bulan terakhir mulai dikeluhkan oleh petani di sebagian besar Subak di Kabupaten Karangasem. Di Subak Susuan, Desa Jasri, Karangasem, beberapa petani mengaku krisis pupuk ini bahkan sudah berlangsung selama hampir tiga musim tanam terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

BPJS Kesehatan Ajak Peserta Manfaatkan Berbagai Kemudahan Aplikasi JKN

balitribune.co.id | Denpasar - Sebagai salah satu bentuk implementasi perlindungan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar mendapatkan kepastian jaminan kesehatan, maka BPJS Kesehatan mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan berbagai aplikasi JKN yang menghadirkan kemudahan. Aplikasi tersebut khususnya adalah layanan tanpa tatap muka seperti Mobile JKN, Pelayanan Administrasi Via WA (Pandawa).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pimpin Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila, Walikota Jaya Negara Ajak Kolaborasi Bangun Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menjadi Inspektur Upacara pada Apel Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni yang digelar jajaran Pemerintah Kota Denpasar di Halaman Kantor Walikota Denpasar, Senin (1/6/2026). Apel ini merupakan momentum untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa, bernegara serta menjalankan roda pemerintahan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

​Bupati Karangasem Ajak Masyarakat Teguhkan Nilai Pancasila Sebagai Fondasi Persatuan dan Perdamaian ​

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, pada Senin (1/6/2026).

​Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, S.E., sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Inf. I Komang Sumadana (Pasiter Kodim 1623/Karangasem).

Baca Selengkapnya icon click

Fraksi PDIP Tabanan Sebut Putusan MK Soal Kuota 30 Persen Perempuan Langkah Progresif

balitribune.co.id I Tabanan - Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Tabanan menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 128/PUU-XXIV/2026 merupakan terobosan besar bagi demokrasi Indonesia.

Putusan yang mewajibkan parpol memenuhi kuota 30 persen perempuan dengan ancaman pencoretan di daerah pemilihan (dapil) tersebut dianggap sebagai langkah nyata dalam menjamin keadilan politik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.